INDRAMAYU – Semangat gotong royong kembali menghidupkan suasana di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kuwu) Duriyan, Pemerintah Desa Tinumpuk tengah gencar melaksanakan kegiatan sosial berupa pemasangan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Kegiatan tersebut dikerjakan secara sukarela oleh perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di sejumlah wilayah. Tujuannya jelas, yakni untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan warga, khususnya saat beraktivitas pada malam hari.
Buka Kanal Aspirasi via Media Sosial
Untuk memastikan pemerataan penerangan, Pemdes Tinumpuk melalui pengumuman resmi pada Selasa (9/9/2026) mengajak masyarakat yang memiliki usulan titik PJU—baik di jalan desa maupun gang sempit—untuk menyampaikannya secara langsung.
Warga dapat mengirimkan usulan melalui inbox Facebook resmi Pemdes Tinumpuk dengan format yang meliputi nama, alamat lengkap, serta titik lampu yang perlu diperbaiki atau dipasang baru. Langkah ini diambil agar penempatan infrastruktur penerangan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Apresiasi Mengalir dari Warga dan Perangkat
Inisiatif Kuwu Duriyan ini mendapat respons positif dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah desa.
“Matur suwun Pak Kuwu Duriyan. Matur nuwun sanget sampun peduli kalian warga Tinumpuk. Mugi-mugi tansah diparingi kesehatan lan kelancaran dalam memimpin desa kita. Kegiatan PJU lan bantuan lancar terus nggih Pak,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari jajaran perangkat desa. Muaddin, selaku Bekel II Desa Tinumpuk, menyatakan kesiapannya untuk mengawal program ini hingga tuntas.
“Alhamdulillah atas inisiatif Bapak Kuwu Duriyan. Kami selaku Bekel II bersama warga siap mendukung penuh kegiatan perbaikan PJU ini. Tujuannya jelas, biar jalan di wilayah kami lebih terang dan aman, terutama buat anak-anak sekolah dan warga yang kerja malam. Matur suwun sanget Pak Kuwu,” kata Muaddin.
Tegaskan Transparansi dan Luruskan Isu
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur penerangan, Pemdes Tinumpuk juga terus menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam setiap program. Hal ini sekaligus menjadi upaya meluruskan isu yang sempat beredar terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan beras beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, klarifikasi dari tiga warga Tinumpuk telah dimuat oleh puluhan media online, yang menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan. Uang yang diberikan kepada RT merupakan bentuk sukarela sebagai ucapan terima kasih atas jasa pengantaran bantuan bagi warga yang kesulitan akses transportasi.
Kuwu Duriyan memastikan bahwa seluruh kegiatan di Desa Tinumpuk dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan semata-mata untuk kepentingan masyarakat.
“Kami ingin Desa Tinumpuk tetap rukun, aman, dan sejahtera. Mari kita jaga kebersamaan dan semangat gotong royong,” pungkasnya. (Fif)

