Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Pendidikan»Perpisahan dan Kenaikan Kelas TKIT- MDTA Hema Babussalam: Tekankan Pentingnya Akhlak dan Inklusivitas Pendidikan
    Pendidikan

    Perpisahan dan Kenaikan Kelas TKIT- MDTA Hema Babussalam: Tekankan Pentingnya Akhlak dan Inklusivitas Pendidikan

    By RedaksiJuni 21, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PURWAKARTA – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti halaman sekolah MDTA dan TKIT Hema Babussalam, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, pada Minggu (21/6/2026). Acara perpisahan dan kenaikan kelas bagi santri TPQ, DTU, serta siswa TKIT Hema Babussalam digelar dengan mengusung tema “Terima Kasih Atas Setiap Langkah, Perjuangan dan Kebersamaan”.

    Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Eka Chandra (Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta), perwakilan Camat Campaka (Endang Wahyudi, S.E., Kasi Kesra), Pengurus Yayasan Hema Babussalam, Kepala Desa Campaka, para guru, wali santri, serta murid-murid.

    Pentingnya Keseimbangan Ilmu dan Akhlak

    Hj. Supriati, Kepala MDTA Babussalam, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara meski dengan anggaran yang minim. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter.

    “Alhamdulillah, acara ini dapat terlaksana dengan lancar berkat kerjasama semua pihak. Para murid tidak hanya mengandalkan otak saja, namun juga perlu akhlak yang baik dan sempurna,” ujar Hj. Supriati.

    Baca Juga:  Lampu Hijau dari Kemensos, Buol Selangkah Lagi Realisasikan Program Sekolah Rakyat

    Sementara itu, Ruslanudin, S.E., Ketua Yayasan Hema Babussalam Purwakarta, mengingatkan bahwa yayasan ini adalah milik lingkungan sekitar sehingga harus dijaga dan dimajukan bersama. Ia juga menyampaikan rencana pengembangan fasilitas, khususnya pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), dan meminta dukungan dari berbagai pihak.

    “Kami memiliki rencana membuat MCK, mohon dukungannya. Mohon maaf bila dalam memberikan pembelajaran masih banyak kekurangan, namun Alhamdulillah berkat keberanian Pak Kades, gedung sekolah ini kini lebih baik dan aman saat menimba ilmu,” katanya.

    Dukungan Pemerintah Desa dan Dinas Pendidikan

    Yayan Sahrodi, S.H., Kepala Desa Campaka, menyatakan komitmen desa untuk terus memajukan madrasah. Ia mengapresiasi dedikasi para guru dan berharap ke depannya dapat dibentuk program Tahfiz Qur’an di DTU dan TPQ.

    “Kita selalu berupaya agar madrasah ini selalu maju kedepannya. Ucapan terima kasih kepada guru yang dengan ikhlas mengajari anak-anak dengan penuh kesabaran,” ucap Yayan Sahrodi.

    Eka Chandra, Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, menyambut positif perkembangan TKIT Hema Babussalam yang dinilai “hebat dan luar biasa”. Ia juga mensosialisasikan program strategis pemerintah, yaitu penuntasan Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD hingga SMA) dan pentingnya pendidikan inklusif.

    Baca Juga:  SMPN 1 Campaka Gelar Panen Karya dan Paturay Tineung Kelas X, Tanamkan Kemandirian Lewat Tema "Nyungsi Hati Ngipuk Pangarti"

    “Dinas Pendidikan sangat merasa terbantu dengan adanya TKIT Hema Babussalam. Kami berharap lembaga ini tidak hanya sekadar nama, tapi benar-benar mengakomodir warga masyarakat usia dini,” jelas Eka Chandra.

    Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Kementerian Pendidikan, seluruh satuan pendidikan wajib menerima anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak disabilitas. “Sekolah harus melayani semua warga masyarakat tanpa diskriminasi. Bagi warga yang putus sekolah atau belum menyelesaikan jenjang pendidikan dasar dan menengah, kami juga mengarahkan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk program Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA),” tambahnya.

    Acara ditutup dengan harapan agar sinergi antara yayasan, pemerintah desa, dinas pendidikan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan inklusif.

    (Herman Makuaseng)

    Post Views: 33
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Buol Sukses Gelar TPN XIII, Wakil Bupati Tegaskan Guru Garda Terdepan Pembangunan SDM

    Juni 21, 2026

    SPMB 2026 Dibuka, SMK NU Kaplongan Gratiskan SPP & Biaya Gedung, Semua Siswa Baru Dapat PIP

    Juni 16, 2026

    SMPN 1 Campaka Gelar Panen Karya dan Paturay Tineung Kelas X, Tanamkan Kemandirian Lewat Tema “Nyungsi Hati Ngipuk Pangarti”

    Juni 15, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Buol Sukses Gelar TPN XIII, Wakil Bupati Tegaskan Guru Garda Terdepan Pembangunan SDM

    Juni 21, 2026

    Rahasia Kesembuhan dan Ketenangan Hati, Jamaah Majelis Makrifatullah Diajak Amalkan Do’a Para Nabi

    Juni 21, 2026

    Usia Lanjut Santri Lansia di Sleman Gigih Belajar Membaca Iqro 1 

    Juni 21, 2026

    Sriwijayanti Budiono Serap Aspirasi Warga Hulubalang, Siap Perjuangkan Peningkatan Jembatan

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.