INDRAMAYU – Pasca-rampungnya pengerjaan segmen pertama, kontraktor pelaksana CV Arbi Bagus Sejahtera kini mengalihkan fokus penuh pada rekonstruksi jalan ruas Kedaton-Purwajaya di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan kualitas struktur bangunan tetap maksimal dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan.
Proyek dengan nilai pagu Rp2,99 miliar yang dibiayai dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 ini berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu. Seluruh tahapan konstruksi dilaporkan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) yang ketat, dengan pengawasan langsung dari dinas terkait, konsultan pengawas, serta tim Direksi Keet (Directie Keet) yang memantau setiap tahap krusial di lapangan.
Mandor Pelaksana CV Arbi Bagus Sejahtera, Sukardi, menjelaskan bahwa proses pengecoran rigid pavement (beton keras) dilakukan secara selektif dan bertahap. Pengecoran saat ini difokuskan dimulai dari titik meter ke-1.110, area yang telah dinyatakan lolos uji kepadatan tanah maksimal.
“Kami tidak mungkin mempertaruhkan mutu beton dengan mengecor di atas tanah yang masih labil. Pengecoran sepanjang kurang lebih 100 meter yang sudah berjalan dilakukan khusus pada spot jalan yang kondisinya sudah benar-benar padat dan siap,” ujar Sukardi di lokasi proyek, Jumat (29/5/2026).
Menurut Sukardi, prioritas pada titik tersebut juga bertujuan untuk “mensterilkan” area kerja dari lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat. Hal ini penting agar kondisi leveling atau perataan lahan tetap terjaga dan siap menerima hamparan beton tanpa gangguan eksternal.
Tantangan utama dalam pengerjaan segmen kedua ini adalah karakteristik tanah di wilayah Krangkeng yang cenderung labil, terutama saat intensitas hujan tinggi. Guyuran hujan beberapa waktu lalu sempat membuat sejumlah titik akses truk pengangkut beton kembali melunak. Menyikapi hal tersebut, kontraktor mengambil tindakan preventif dengan membatasi pengecoran hanya pada titik yang aman demi menghindari risiko kegagalan struktur beton.
Untuk mengatasi tanah yang kembali gembur akibat hujan, pihak kontraktor segera menangani ulang menggunakan alat berat steamroller dan ekskavator untuk pemadatan kembali. Alat-alat berat tersebut telah disiagakan sejak awal pengerjaan leveling di segmen pertama hingga saat ini, guna memastikan seluruh lahan lolos uji kepadatan sebelum proses pengecoran dilanjutkan.
Konsultan Pengawas, Tegar Arviansyah, menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan ketat terhadap berbagai aspek teknis. Mulai dari uji slump untuk memastikan konsistensi mutu beton, pengecekan detail pemasangan besi dowel, pengukuran elevasi, hingga kebersihan lahan sebelum pengecoran.
“Kami memastikan seluruh jalannya proses pengecoran berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam kontrak kerja. Tidak ada toleransi untuk penurunan mutu,” tegas Tegar.
Melalui pendekatan teknis yang terukur dan pengawasan berlapis ini, CV Arbi Bagus Sejahtera menyatakan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang berdaya tahan tinggi, aman, dan nyaman. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Kabupaten Indramayu. (Afif)

