Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Fraksi NasDem “Semprot” Pemda Buol: Jasa Nakes Tak Dibayar 5 Bulan, Pelayanan Dipertaruhkan
    Daerah

    Fraksi NasDem “Semprot” Pemda Buol: Jasa Nakes Tak Dibayar 5 Bulan, Pelayanan Dipertaruhkan

    By RedaksiMei 4, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    BUOL – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Buol melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Buol terkait belum dibayarkannya jasa tenaga kesehatan (nakes) dan dokter spesialis sejak Januari 2026.

    Masalah ini dinilai bukan sekadar keterlambatan administratif, melainkan bentuk kelalaian serius yang berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

    Ketua Fraksi NasDem, Muh Ikbal Ibrahim, menegaskan pemerintah daerah tidak boleh terus berlindung di balik alasan teknis dan birokrasi, sementara hak para tenaga medis terabaikan.

    “Ini bukan sekadar telat bayar. Ini soal komitmen. Kalau nakes saja tidak diperhatikan, bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal?” tegas Ikbal.

    Ia menyebut tenaga kesehatan dan dokter spesialis adalah tulang punggung layanan kesehatan daerah. Namun ironisnya, hingga memasuki bulan kelima tahun anggaran, jasa mereka tak kunjung dibayarkan.

    Baca Juga:  Kades Cimahi Tegas: Pengajian Malam Rabu Adalah Kewajiban Aparatur, Bukan Beban atau Sekadar Saat Ada Insentif

    Kondisi ini, lanjutnya, mencerminkan lemahnya manajemen keuangan serta buruknya perencanaan anggaran di tubuh Pemda Buol.

    Sorotan publik pun semakin menguat seiring munculnya berbagai konten viral di media sosial yang mengeluhkan pelayanan kesehatan. Bahkan, sejumlah unggahan menampilkan dugaan sikap nakes yang dianggap kurang responsif.

    Namun Ikbal mengingatkan agar persoalan tidak dilihat secara sepihak.
    “Jangan hanya menyalahkan nakes. Tanyakan juga, apakah hak mereka sudah dipenuhi? Sudah berapa bulan mereka bekerja tanpa kepastian pembayaran?” ujarnya.

    Menurutnya, keterlambatan pembayaran ini berpotensi menurunkan moral dan profesionalisme tenaga kesehatan. Dampak lanjutannya, kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah bisa ikut merosot.

    Lebih jauh, Fraksi NasDem menilai persoalan ini bisa dikategorikan sebagai bentuk kelalaian serius dalam tata kelola pemerintahan. Mereka mendesak Pemda Buol untuk membuka secara transparan penyebab mandeknya pembayaran tersebut.

    Baca Juga:  Desa Baturata dan Kwala Besar Sepakati Penutupan Akses Jalan Menuju Tambang Diduga Ilegal di Buol

    “Publik berhak tahu. Apakah anggaran tidak tersedia atau ada masalah pengelolaan? Pemda harus jujur,” kata Ikbal.
    Tak hanya mendesak percepatan pembayaran, Fraksi NasDem juga mendorong evaluasi total terhadap sistem pengelolaan jasa layanan kesehatan—mulai dari mekanisme pencairan anggaran hingga pengawasan internal.

    Ikbal memperingatkan, jika masalah ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan memicu krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    “Kesehatan itu kebutuhan dasar. Kalau ini terganggu, berarti pemerintah gagal menjalankan fungsi utamanya,” tegasnya.

    Diakhir pernyataannya, Fraksi NasDem meminta Bupati Buol segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar klarifikasi tanpa realisasi.
    “Jangan tunggu masalah membesar. Bayarkan hak nakes sekarang, dan benahi sistem ke depan. Itu langkah minimal yang harus dilakukan,” tutupnya. (Moh Fharsi)

    Post Views: 726
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    LANN Aceh Tenggara Sarankan Polres Tambah Personil di Pos Perbatasan untuk Tekan Peredaran Narkoba

    Juli 29, 2026

    Diduga Akibat Jalan Rusak, Aris Munandar (31) Terjatuh di Jalur Pantura Petarukan; Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah

    Juli 29, 2026

    Dugaan Tender Bermasalah Rp20 Miliar di Bengkulu: PT Citra Pratama Perkasa Dinilai “Baru Lahir” tapi Menang Proyek Rekonstruksi Jalan

    Juli 28, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Survei IDM: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Tembus 81,5 Persen di Semester I 2026

    Juli 30, 2026

    Indikator Politik Indonesia Tak Bantah Ada Survei Juli 2026, Tapi Tegaskan Tidak Merilisnya Secara Masif

    Juli 30, 2026

    Penuh Haru, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya Serahkan Tongkat Komando Kapolres Purwakarta kepada AKBP Febri Nurzam

    Juli 30, 2026

    Tak Terikat Sikap PWI, MIO Indonesia Tetap Lanjutkan Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris Hutapea

    Juli 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.