Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Ribuan Petambak Indramayu Ancam Gelar Aksi Besar Tolak PSN Revitalisasi Tambak Pantura
    Daerah

    Ribuan Petambak Indramayu Ancam Gelar Aksi Besar Tolak PSN Revitalisasi Tambak Pantura

    By RedaksiApril 10, 2026Updated:April 10, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Hatta Kordinator Umum KOMPI (foto: istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIIKOR.COM | INDRAMAYU – Ketegangan antara petambak pesisir Indramayu dan pemerintah daerah kembali memanas. Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) mengumumkan rencana aksi unjuk rasa besar-besaran dengan melibatkan lebih dari 10.000 massa. Langkah ini diambil sebagai respons atas mandeknya dialog terkait penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura.

    Dialog Buntu, Petambak Kecewa

    Koordinator Umum KOMPI, Hatta, menyampaikan pada Kamis (9/4/2026) bahwa, kekecewaan petambak memuncak setelah upaya audiensi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, gagal terlaksana. Pertemuan yang diagendakan Rabu (8/4/2026) batal, karena Pemkab Indramayu tidak dapat menghadirkan pimpinan DPRD serta ketua fraksi dan komisi sesuai permintaan warga.

    “Ini bukan sekadar soal lahan, tapi soal keberpihakan. Kami sebagai penggarap tambak yang sudah puluhan tahun hidup dari pesisir merasa terancam dirampas tanpa ada kejelasan nasib,” tegas Hatta.

    Baca Juga:  Rumah Kosong Disulap Jadi Dapur MBG, SPPG Desa Pondoh Indramayu Diduga Operasional Tanpa Izin Lingkungan dan Dinkes

    Tiga Tuntutan Pokok KOMPI

    Dalam rilisnya, KOMPI membeberkan tiga tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi di Pendopo Indramayu:

    1. Hentikan PSN Revitalisasi Tambak Pantura: Petambak menilai proyek ini berpotensi menghilangkan akses dan mata pencaharian ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari tambak di wilayah pantura Indramayu.

    2. Kompensasi Setara dan Berkeadilan: Jika proyek tetap dilanjutkan, KOMPI menuntut skema ganti untung yang layak. Mereka merujuk kompensasi lahan proyek Pertamina sebesar Rp 600 juta per hektare sebagai acuan nilai yang pantas bagi penggarap.

    3. Pengakuan Status Hukum Penggarap: KOMPI menegaskan bahwa, seluruh petambak merupakan penggarap legal di atas lahan Perhutani yang dibuktikan dengan “buku garapan”. Karena itu, pengambilalihan lahan tanpa musyawarah dan ganti rugi yang jelas merupakan pelanggaran hak.

    Baca Juga:  Dugaan Cacat Substansial Massal: Dokumen Pemilihan 7 Proyek Tanggul Pantai di Morowali Disebut "Pembangunan Kantor Baru"

    Ancam Bawa Massa ke Jakarta

    Hatta memastikan bahwa aksi di Pendopo Indramayu hanyalah tahap awal. Jika tidak ada keputusan yang memihak petambak, KOMPI siap memobilisasi massa ke Jakarta untuk menyuarakan aspirasi langsung ke pemerintah pusat.

    “Kami sudah cukup bersabar. Buku garapan yang kami pegang adalah bukti legalitas. Negara tidak boleh merampas hak rakyat kecil tanpa kejelasan,” tutupnya.

    Aksi ini diperkirakan menjadi salah satu gelombang protes terbesar dari masyarakat pesisir Indramayu dalam beberapa tahun terakhir, mengingat PSN Revitalisasi Tambak Pantura mencakup ribuan hektare tambak produktif di sepanjang pantura. (Afifudin)

    Post Views: 320
    #indramayu #kompi #petambak #psn #revitalisasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, CV Serarang Perkasa Menangkan Tender Rumah Dinas Guru di Kaimana, Media Tak Direspons

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, CV Serarang Perkasa Menangkan Tender Rumah Dinas Guru di Kaimana, Media Tak Direspons

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Kunjungan KSAD ke Bandung, Teknologi Pemusnah Sampah TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton Per Jam

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.