Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»BUMDes Kwala Besar Prioritaskan Penggunaan Dana untuk Program Jangka Panjang
    Daerah

    BUMDes Kwala Besar Prioritaskan Penggunaan Dana untuk Program Jangka Panjang

    By RedaksiApril 7, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | BUOL – BUMDes Kwala Besar Kecamatan Paleleh,  Kabupaten Buol terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pemanfaatan dana secara berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.

    Dengan total dana penyertaan sebesar Rp225 juta pada tahun 2025, berbagai program strategis telah dirancang guna memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Ketua BUMDes Kwala Besar, Kamarudin, menjelaskan bahwa penyertaan dana ke BUMDES telah melalui mekanisme dan proses musyawarah yang telah disepakati oleh pemerintah desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) begitu juga proses pengelolaan dana, juga berdasarkan musyawarah dan kesepakatan dan kemudian difokuskan pada kebutuhan riil masyarakat jangka panjang,  khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

    “Penggunaan dana BUMDES baik dalam tahap perumusan penyertaan modal hingga realisasi, tidak hanya untuk kebutuhan sesaat, tetapi lebih pada investasi jangka panjang yang manfaatnya bisa dirasakan terus-menerus oleh masyarakat, serta berdampak pada Pendapat Asli Desa (PAD),” ujarnya.

    Kamarudin juga menjabarkan, adapun sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan dari dana BUMDES antara lain pembelian mesin traktor,  yang tujuannya untuk mendukung pengolahan lahan pertanian, serta pengadaan mesin penggiling padi,  guna meningkatkan efisiensi pascapanen. Selain itu BUMDes juga melakukan pengadaan sarana produksi pertanian seperti hand spayer, mesin pemotong rumput, pupuk urea dan phonska serta obat-obatan.

    Baca Juga:  LANN Aceh Tenggara Dorong Kapolres Baru Kembangkan Seluruh Kasus Narkotika hingga Membongkar Jaringan Peredaran

    “Kami berupaya agar fana yang ada di BUMDES benar-benar dimanfaatkan secara baik, mempunyai dampak jangka panjang, dan tidak hanya besar diangka tapi minim realiasi apalagi tidak mempunyai manfaat kedepannya;,” ungkap Kamarudin dengan tegas.

    Tidak hanya itu, BUMDes Kwala Besar juga mulai mengembangkan sektor perkebunan melalui pembelian bibit alpukat. Menurutnya, alpukat menjadi komoditas yang dipilih, karena sangat cocok dengan ekologis yang ada di desa Kwalabesar.

    *Untuk alpukat itu sendiri BUMDES akan mengelola lebih awal dalam bentuk kebun percontohan, dan semua elemen masyarakat dilibatkan bukan hanya untuk BUMDes saja.  Sebab daerah kami belum ada petani yang benar-benar membudidayakan alpukat,  padahal nilai ekonomisnya sangat tinggi dan ekologis di desa kami sangat cocok untuk tanaman seperti itu,”

    Baca Juga:  BPBD Buol Serahkan Bantuan kepada 1.104 Korban Terdampak Gempa M 5,4

    ” Kami berharap dapat menjadi modal awal bagi masyarakat dalam mengembangkan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan berjangka panjang,” harapnya

    Dalam upaya meningkatkan kapasitas petani, BUMDes turut menjalankan program pemberdayaan petani melalui pendampingan dan penguatan kelembagaan kelompok tani, serta kegiatan yang bernilai edukasi.

    Kamarudin juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menerima informasi yang beredar, khususnya terkait pengelolaan dana BUMDes. Ia menegaskan pentingnya tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

    “Masyarakat diharapkan bisa menyaring setiap informasi yang beredar. Jika ada hal yang ingin diketahui, sebaiknya langsung dikonfirmasi kepada pengurus BUMDes agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.

    Ia menambahkan bahwa transparansi dan keterbukaan akan terus dijaga oleh pengelola BUMDes demi menjaga kepercayaan masyarakat.
    Dengan langkah-langkah strategis tersebut, BUMDes Kwala Besar diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, transparan, dan berdaya saing, serta tetap mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” pungkasnya. (Moh Fharsi)

    Post Views: 438
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    LANN Aceh Tenggara Sarankan Polres Tambah Personil di Pos Perbatasan untuk Tekan Peredaran Narkoba

    Juli 29, 2026

    Diduga Akibat Jalan Rusak, Aris Munandar (31) Terjatuh di Jalur Pantura Petarukan; Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah

    Juli 29, 2026

    Dugaan Tender Bermasalah Rp20 Miliar di Bengkulu: PT Citra Pratama Perkasa Dinilai “Baru Lahir” tapi Menang Proyek Rekonstruksi Jalan

    Juli 28, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Harapan Rakyat untuk Kapolri Baru: Peluang Besar Komjen Karyoto Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

    Juli 30, 2026

    Survei IDM: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Tembus 81,5 Persen di Semester I 2026

    Juli 30, 2026

    Indikator Politik Indonesia Tak Bantah Ada Survei Juli 2026, Tapi Tegaskan Tidak Merilisnya Secara Masif

    Juli 30, 2026

    Penuh Haru, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya Serahkan Tongkat Komando Kapolres Purwakarta kepada AKBP Febri Nurzam

    Juli 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.