Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Kunjungi Pemkab Sleman, Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Kesiapsiagaan Bencana
    Daerah

    Kunjungi Pemkab Sleman, Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Kesiapsiagaan Bencana

    By RedaksiJanuari 22, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | SLEMAN – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyerahkan bantuan penanganan kebencanaan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, Kamis (22/1) bertempat di ruang Rapat Sembada Kantor Setda Sleman.

    Bantuan diserahkan dalam acara kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI, mengenai kesiapsiagaan bencana khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H.Singgih Januratmoko, kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya.

    Adapun bantuan yang diberikan berasal dari Kementerian Sosial RI berupa buffeer stock logistik senilai Rp178.817.000,- dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bantuan logistik dan peralatan yang terdiri dari 100 paket sembako, 100 paket makanan siap saji, 100 lembar selimut, 100 lembar matras, 1000 lembar masker, 5 unit chain saw, dan 100 buah sandbag atau geobag.

    Dalam sambutannya Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H.Singgih Januratmoko, menyampaikan bahwa penanggulangan kebencanaan merupakan salah satu yang menjadi perhatian Komisi VIII.

    Baca Juga:  Aksi Saling Lempar Tanggungjawab Asisten Administrasi dan Pimcab, Perihal Data BOP Bulog Indramayu 

    Ia menyebut selain menyerahkan bantuan kebencanaan, kedatangannya di Sleman juga dimaksudkan untuk memantau kesiapansiagaan Kabupaten Sleman dalam menghadapi potensi bencana seperti erupsi merapi, banjir lahar dingin, gempa bumi, tanah longsor, dan angin puting beliung.

    Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik langkah Komisi VIII DPR RI untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan mitigasi bencana khususnya di wilayah Sleman.

    Dalam kesempatan tersebut Harda,  juga menuturkan bahwa upaya kesiapsiagaan Kabupaten Sleman tidak semata – mata berfokus pada respons saat bencana terjadi. Namun juga menekankan pada penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadinya bencana.

    Harda mencontohkan, sebanyak 86 Kalurahan di Kabupaten Sleman telah ditetapkan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana melalui bimbingan dan pendampingan Pemkab Sleman. Hal tersebut menurutnya menjadi wujud nyata penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadi bencana.

    Baca Juga:  Hari Pers Nasional, Sinergi Pemkab dan Wartawan Sleman Wujudkan Pers Sehat

    “Masyarakat didorong untuk memahami risiko di wilayahnya, mengetahui jalur evakuasi, serta memiliki kemampuan dasar mitigasi bencana. Selain itu, kami juga mengembangkan satuan pendidikan aman bencana agar kesadaran kebencanaan tertanam sejak dini, serta memperkuat peran komunitas relawan yang jumlahnya telah mencapai ribuan orang yang tersebar di berbagai wilayah rawan,” jelas Harda.

    Seiring dengan perkembangan teknologi, Harda juga menyebut Pemkab Sleman mengembangkan pemanfaatan sistem berbasis digital melalui aplikasi SIMANTAB (Sistem Informasi Sleman Tanggap Bencana) yang dikelola oleh BPBD.

    Kemudian, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan paparan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti dan Sekda Sleman, Susmiarto terkait kondisi kesiapsiagaan bencana di DIY dan Sleman.(Ari Wu)

    Post Views: 210
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Akui Pernah Beri Rp20 Ribu ke RT, Kuwu Tanjungsari Bantah Instruksi Pungli Bansos: “Itu Pengalaman Pribadi, Bukan Kebijakan”

    April 22, 2026

    Warga Desa Cijunti Ditemukan Meninggal di Kebun Karet, Diduga Akibat Kelelahan

    April 22, 2026

    Kepala Desa Campaka Manfaatkan Media Digital untuk Tingkatkan Literasi Warga

    April 22, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Daun Kelor Kian Populer, “Superfood Lokal” dengan Segudang Manfaat Kesehatan

    April 22, 2026

    Akui Pernah Beri Rp20 Ribu ke RT, Kuwu Tanjungsari Bantah Instruksi Pungli Bansos: “Itu Pengalaman Pribadi, Bukan Kebijakan”

    April 22, 2026

    Warga Desa Cijunti Ditemukan Meninggal di Kebun Karet, Diduga Akibat Kelelahan

    April 22, 2026

    Kepala Desa Campaka Manfaatkan Media Digital untuk Tingkatkan Literasi Warga

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.