Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Murfito Adi: Tanpa Gerakan Nyata, Hari Sejuta Pohon Hanya akan Jadi Simbol
    Daerah

    Murfito Adi: Tanpa Gerakan Nyata, Hari Sejuta Pohon Hanya akan Jadi Simbol

    By RedaksiJanuari 11, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | BANDUNG – Peringatan Hari Sejuta Pohon yang jatuh pada 10 Januari 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut disampaikan Murfito Adi, selaku Ketua Badega Garuda Sakti (BGS), saat dikonfirmasi di kantornya, Minggu (11/01/2026).

    Murfito Adi menegaskan bahwa Hari Sejuta Pohon bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat kolektif akan pentingnya peran pohon bagi keberlangsungan kehidupan manusia dan alam.

    Menurutnya, penanaman pohon harus dimaknai sebagai investasi jangka panjang untuk generasi mendatang.

    “Pohon adalah sumber kehidupan. Menanam pohon berarti menanam harapan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mencegah berbagai bencana lingkungan seperti banjir, longsor, dan krisis air,” ujar Murfito Adi.

    Baca Juga:  Diduga Cacat Kualifikasi, Pemenang Tender Pematangan Lahan Rp16,5 Miliar di Bekasi Terancam Digugurkan

    Ia menjelaskan, Badega Garuda Sakti secara konsisten mendorong gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan melalui berbagai program nyata, baik di wilayah pedesaan, kawasan hutan, maupun ruang publik. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

    Murfito juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum, untuk menjadikan momentum Hari Sejuta Pohon sebagai awal dari gerakan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat.

    “Kami mengajak semua pihak untuk tidak berhenti menanam pohon hari ini saja, tetapi terus merawat dan melestarikannya. Kepedulian lingkungan harus menjadi budaya, bukan sekadar agenda,” tambahnya.

    Peringatan Hari Sejuta Pohon diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga alam demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan yang lebih hijau. (***)

    Post Views: 462
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Gedung Nasional Dipersoalkan, Siapa yang Beri Mandat?

    September 6, 2026

    Bandara Husein Sastranegara Makin Siap, Penerbangan Internasional Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

    September 5, 2026

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Pengajian Lansia di Minggir Bahas Kekuatan Kalimat Tauhid “La Ilaha Illallah”

    September 6, 2026

    Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Gedung Nasional Dipersoalkan, Siapa yang Beri Mandat?

    September 6, 2026

    Bandara Husein Sastranegara Makin Siap, Penerbangan Internasional Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

    September 5, 2026

    Generasi Berakhlakul Karimah, Penampilan Anak-Anak Baca Barzanji di Mushola Albahriyah Bikin Kades Cimahi Bangga

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.