Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Sebanyak 9 Ekor Sapi Program Ketahanan Pangan DD di Desa Maracang Dijual
    Daerah

    Sebanyak 9 Ekor Sapi Program Ketahanan Pangan DD di Desa Maracang Dijual

    By RedaksiSeptember 19, 2024Updated:September 19, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM – Desa Maracang, yang terletak di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, baru-baru ini menjadi sorotan publik terkait pelaksanaan program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD).

    Dalam program ini, sebanyak Sembilan ekor sapi yang seharusnya menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan di desa tersebut justru dijual.

    Keputusan yang diambil oleh pihak Desa Maracang ini menimbulkan berbagai pertanyaan dan keprihatinan dari  kalangan publik.

    Menurut data anggaran yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan peternakan sapi di Desa Maracang mencapai Rp 181 juta yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2023.

    Anggaran ini seharusnya dapat digunakan untuk mendukung operasional peternakan, dan memastikan keberlangsungan hidup Sapi-sapi tersebut.

    Baca Juga:  Di Tengah Defisit APBD Rp200 Miliar, FORMAJI Soroti Kunjungan 30 Camat Bandung ke Bali dan Minta Audit Investigatif

    Kepala Desa Maracang, Kusnadi, mengakui bahwa penjualan Sembilan ekor Sapi tersebut disebabkan oleh kesulitan dalam penyediaan pakan.

    Kusnadi menyebutkan, bahwa anggaran ketahanan pangan hewani tahun 2023 sebesar Rp 161 juta.

    “Kami menghadapi masalah yang cukup serius terkait pakan. Karena Desa kami sudah mendekati perkotaan jadi sulit. Kalau mengandalkan beli pakan ya repot,”kata Kusnadi, Kamis,(19/9/2024).

    Meskipun program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, kenyataannya pakan Sapi menjadi kendala utama yang harus kami hadapi.

    “Karena kesulitan pakan, kita jual yang terpenting awas jangan sampai tidak dibelikan kembali dan uang penjualannya ada di kelompok di RW 7,” jelasnya.

    Lebih lanjut dikatakan Kades Maracang, bahwa untuk penempatan kandang juga harus bener- bener jauh dari warga dan satu sisi keamanannya.

    Baca Juga:  Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-3 IWOI Sleman, Wujudkan Jurnalis Profesional dan Terpercaya

    “Ketahan pangan nabati dialokasikan untuk pembelian gabah. Benihnya disalurkan ke para petani,”ungkapnya.

    Sedangkan menurut pengakuan Kades,  untuk tahun 2024 anggaran ketahanan pangan belum dialokasikan, hanya untuk penyediaan kandang terlebih dahulu.

    “Baru dialokasi untuk kandang, mudah-mudahan bulan depan sudah turun untuk Sapi sebanyak 5 ekor,”pungkasnya.***

    Views: 331
    Hewani Kades Maracang Ketahanan Pangan Kusnadi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Desak Penanganan Blok 1000, DPRD Buol Minta Bupati Bentuk  Tim Investigasi Terpadu dan  Hentikan Aktivitas di Kawasan Hutan

    Oktober 30, 2026

    Peringati HUT ke-3, IWOI Sleman Tekadkan Insan Pers Lawan Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

    Oktober 30, 2026

    Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-3 IWOI Sleman, Wujudkan Jurnalis Profesional dan Terpercaya

    Oktober 29, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Haul Ke-40 AA Ust Apip, Abuya Hasan Asy’ari Ingatkan Santri Sabilunnajaa Jaga Warisan Pengajian Malam Senin

    Oktober 30, 2026

    Sinergi Polri-TNI dan Warga, Polsek Campaka Tuntaskan Pohon Tumbang di Jalan PTPN Cikumpay

    Oktober 30, 2026

    Tunjukkan Keseriusan, Eko Surya Efendi Ambil Formulir Pendaftaran Ketua DPD Golkar Purwakarta

    Oktober 30, 2026

    Desak Penanganan Blok 1000, DPRD Buol Minta Bupati Bentuk  Tim Investigasi Terpadu dan  Hentikan Aktivitas di Kawasan Hutan

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.