Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Kapolsek Talaga, Hadiri Acara Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung Dilaksanakan Sederhana
    TNI - POLRI

    Kapolsek Talaga, Hadiri Acara Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung Dilaksanakan Sederhana

    By RedaksiSeptember 21, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | MAJALENGKA – Acara Ngumbah Pusaka (Mencuci pusaka) di Talaga Manggung diselenggarakan dengan sederhana. Tidak mengundang masyarakat luar seperti tahun-tahun sebelumnya, sebelum adanya pandemi Covid-19.

    Ngumbah Pusaka dihadiri keluarga besar kerajaan Talaga Manggung. Dari mulai keturunan-keturunan kerajaan maupun para abdi dalem, termasuk para juru pelihara makam para raja (Kuncen).

    Turut hadir Kapolsek Talaga, Camat Talaga, Danramil Talaga, Kepala Desa Talaga Kulon, Kepala Desa Talaga Wetan, Dekkma, Grumala dan para tamu undangan lainnya.

    Sebelumnya, perwakilan keluarga Talaga Manggung H. Teten Wilman mengatakan permintaan maafnya, karena mengingat acara rutin tahunan ini digelar sederhana, tapi tidak mengurangi kaidah dan alur dalam acara nyiramkeun pusaka ini,”ungkapnya dalam kata sambutan di Bumi Ageung Talaga pada Senin (20/09/2021) kemarin.

    Menurut Teten, kegiatan ini digelar dengan menggunakan prokes. Jadi, kepada masyarakat yang tidak bisa masuk harap maklum dengan pelaksanaan nyiramkeun ini tidak bisa diikuti oleh banyak orang. Tapi kedepannya mudah-mudahan sudah bisa melaksanakan seperti biasa.

    Acara dimulai dengan nyiramkeun Barang pusaka dengan memandikan arca yang, dilanjutkan dengan goong renteng dan pusaka lainnya seperti pusaka Keris, Cetbang, Baju jirah, dan pusaka lainnya.

    Masih ungkap Teten, acara ini diselenggarakan bertepatan di tanggal belasan pada bulan safar dan selalu hari Senin.

    Ada penjelasan menarik dari salah seorang pranata budaya talaga manggung, Asep Asdha, dengan diadakannya acara nyiramkeun ini, selain mencuci pusaka ada hal menarik yaitu adanya lumbung ketahanan pangan yang berjalan sejak tahun 1671 dibuktikan dengan adanya Leuit Kamandeti.

    “Hal ini membuktikan, bahwa sistem pertanian di masa Kerajaan Talaga Manggung sudah bisa mengatur pangan melalui swasembada pangan,” ucap Asep.

    (Redaksi)

    Post Views: 179
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Perkuat Sinergi dengan Media, Polres Purwakarta Perkenalkan Kasi Humas Baru di Momen Idul Adha

    Mei 28, 2026

    Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Limbah Aman dan Ramah Lingkungan

    Mei 22, 2026

    Awali Tugas sebagai Kapolsek Campaka, AKP Atik Sakron Silaturahmi ke Ulama

    Mei 22, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Delapan Bulan Berlalu, KMP Desak Kejelasan Kasus Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT SunFu Indonesia

    Juni 11, 2026

    BONGKAR! Tuper Rp40 Juta DPRD Indramayu Diduga Pakai Jasa Appraisal Tak Terdaftar, Kejati Jabar Geledah Kantor Dewan

    Juni 10, 2026

    Maraknya Peredaran Sabu di Aceh Tenggara, Ketua LANN Agara Desak Kapolres Evaluasi Kinerja Satreskoba

    Juni 10, 2026

    Transformasi Layanan Publik, Sleman Resmi Terapkan Pembayaran Pajak Daerah Melalui BSI

    Juni 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.