Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Tatang Rastam: TPT Blok Kipanday Bukan Mangkrak Pekerja Petani Nandur Dulu
    TNI - POLRI

    Tatang Rastam: TPT Blok Kipanday Bukan Mangkrak Pekerja Petani Nandur Dulu

    By RedaksiDesember 3, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | MAJALENGKA – Pemerintah saat ini tengah menggalakan Program Padat Karya, dimana konsep kerja melibatkan masyarakat desa. Dalam hal ini agar regulasi keuangan pemerintah pusat, bisa dinikmati oleh masyarakat pedesaan.

    Tersiar kabar di media salah satu online Majalengka, Bahwa adanya program pemerintah pembangunan Tembok Penahan Tanah ( TPT) Di wilayah Desa Blok Kipanday, Desa Pasirmalati Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat , Mangkrak.

    Namun, hasil pantauan media ternyata pekerjaan itu bukan ” MANGKRAK” Hanya saja tertunda akibat pekerja yang juga warga didesa itu, tengah melaksanakan kebiasaan tahunan ” Nanam Padi ” atau biasa di sebut Nandur, sehingga pekerja menunda pekerjaan selama beberapa hari.

    Baca Juga:  Polres Purwakarta Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Wilayah, 3 Tersangka Diamankan dan 17 TKP Teridentifikasi

    Hal itu dibenarkan oleh Kades Tatang Rastam, bahwa bukan mangkrak tapi pekerja lagi konsen di musim hujan di areal sawahnya, Nandur.

    “Mereka hanya minta izin beberapa hari saja kok. Mungkin saat Wartawan itu datang, dilokasi tidak ada pekerjaan,” terangnya.

    Ia pun berharap untuk informasi yang di dapat bisa berimbang dan lugas, agar tidak ada preseden buruk di masyarakat.

    Sementara sampai saat ini pekerja Nandur sudah berjalan 3 hari ,” Nanti di hari ke empat juga para pekerja sudah bisa kerja lagi kok ,” Jelasnya.

    Tatang pun menjawab perihal sulitnya di konfirmasi terkait pekerjaan Dana Desa APBN TA.2020 senilai Rp 195.532.000 itu, Ia menjawab saat itu tengah membawa kendaraan roda empat di jalan tol.

    Baca Juga:  Wujud Sinergi TNI-Polri, Polsek Campaka dan Babinsa Gotong Royong Cor Jalan di Cijunti

    “Saya khawatir kecelakaan, makanya saya tidak angkat telepon ya menurut saya wajar dong
    ,” pungkasnya.*(Man)

    Post Views: 345
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Polres Purwakarta Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Wilayah, 3 Tersangka Diamankan dan 17 TKP Teridentifikasi

    September 30, 2026

    Di Tengah Kemarau, Polsek Campaka Manfaatkan Mobil Patroli untuk Distribusi Air Bersih ke Warga

    September 26, 2026

    Wujud Sinergi TNI-Polri, Polsek Campaka dan Babinsa Gotong Royong Cor Jalan di Cijunti

    September 26, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Rapat Paripurna Ke-VI DPRD Buol Sahkan Perubahan APBD 2026 dan Ranperda Pengendalian Miras

    Oktober 1, 2026

    Pemkab dan Kejari Purwakarta Teken PKS, Perkuat Pendampingan Hukum bagi Perangkat Daerah

    Oktober 1, 2026

    Heboh! Pemenang Tender Gapura UIN Raden Intan Rp1,9 Miliar Diduga Berstatus “SBU Dibekukan”, Redaksi Gagal Hubungi Penyedia

    Oktober 1, 2026

    Viral! Ibu-Ibu Limbangan Ngamuk, Dinding Rumah Bergetar Akibat Proyek GT Polytama Propindo

    Oktober 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.