INDRAMAYU, 23 Oktober 2026 – Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat tumpah ruah di Lapangan Bima Seraya, Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, pada Kamis malam (22/10/2026). Mereka hadir dalam acara akbar bertajuk “Lombang Bersholawat”, sebuah inisiatif strategis dari Kepala Desa (Kuwu) Lombang, H. Pandi, bersama istri, Hj. Rasidah.
Acara yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Hari Santri Nasional 2026 ini mengusung tema besar “Merawat Jagat, Mempersatukan Umat”. Acara berlangsung khidmat, penuh keberkahan, dan disiarkan secara langsung oleh Qolby Net, menjangkau audiens yang lebih luas di luar lokasi fisik.
Sinergi Ulama, Tokoh Masyarakat, dan Warga
Malam itu menjadi bukti nyata persatuan tanpa sekat. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indramayu terlihat duduk berdampingan dengan para Habib, Kiai, serta warga biasa dalam satu majelis. Kehadiran tokoh agama ternama seperti Al Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan KH. Ibrohim Nawawy sebagai penceramah utama, serta kemeriahan lantunan syahdu dari Hadroh Majelis Az Zahir Pekalongan, semakin menghidupkan suasana spiritualitas warga.
Kuwu Desa Lombang, H. Pandi, menyampaikan bahwa kesuksesan acara ini merupakan wujud dari niat sederhana namun mendalam untuk membangun desa tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan hati warganya.
“Alhamdulillah, malam ini adalah malam yang sangat membahagiakan bagi kami. Niat kami sederhana, ingin merawat desa ini tidak hanya dengan pembangunan fisik, tapi juga dengan pembangunan hati melalui sholawat. Kita ingin mempersatukan umat, karena dengan bersatu, desa akan kuat,” ungkap H. Pandi.
Dampak Sosial dan Teladan Kepemimpinan
Antusiasme terhadap acara ini tidak hanya datang dari warga lokal. Ustadz Ghopar, seorang tokoh masyarakat dari Desa Tinumpuk yang sengaja menghadiri acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kuwu H. Pandi.
Saya datang dari Desa Tinumpuk karena ingin ikut merasakan keberkahan Lombang Bersholawat ini. Luar biasa, apa yang dilakukan Kang Kuwu H. Pandi adalah teladan. Beliau berhasil merawat jagat dan mempersatukan umat dalam satu cinta. Alhamdulillah sukses mempersatukan Ketua PWI dengan para habib, ini contoh yang harus ditiru desa lain,” ujar Ustadz Ghopar.
Pesan Damai untuk Bangsa
Melalui acara Lombang Bersholawat, Pemerintah Desa Lombang ingin mengirimkan pesan bahwa kekuatan sebuah desa terletak pada kohesi sosial dan spiritualitas warganya. Ketika sholawat dilantunkan bersama, sekat-sekat sosial runtuh, hati yang jauh menjadi dekat, dan lingkungan desa terasa lebih aman, damai, dan harmonis.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya untuk mengedepankan pendekatan kultural dan religius dalam menjaga kerukunan umat.
Tentang Desa Lombang
Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, dikenal sebagai desa yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kuwu H. Pandi, desa ini terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif melalui program-program yang berbasis pada nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas. (Fif-Biro Indramayu)

