SLEMAN – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memberikan pembekalan materi Bela Negara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Proklamasi 45 (UP45). Acara yang berlangsung interaktif dan santai ini digelar di Babarsari, Kapanewon Depok, Kamis (17/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Danang mengajak 392 mahasiswa baru untuk berdialog mengenai masa transisi dari jenjang sekolah menengah atas menuju perguruan tinggi. Ia menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perbedaan pola belajar, peningkatan kemandirian, serta tanggung jawab moral sebagai seorang mahasiswa.
Bela Negara di Era Digital: Lawan Hoaks
Menyampaikan materi inti Bela Negara, Danang menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan jati diri Universitas Proklamasi 45. Menurutnya, konsep bela negara di era modern tidak lagi dimaknai sekadar perjuangan bersenjata, melainkan melalui sikap, perilaku, dan kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Bela negara tidak perlu dilakukan dengan angkat senjata. Saat ini bela negara bisa kita lakukan melalui sikap dan perilaku sehari-hari, seperti menghindari dan mencegah berita-berita hoaks yang bisa mengikis persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Danang.
Pernyataan ini menjadi pengingat penting bagi generasi muda yang hidup di tengah arus informasi digital yang deras, di mana literasi media menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sosial.
Rektor UP45: Unggul Akademis dan Berkarakter
Sementara itu, Rektor Universitas Proklamasi 45, Dr. Benedictus Renny See, S.H., S.E., M.H., menyampaikan bahwa pada semester ganjil tahun 2026, UP45 menerima sekitar 392 mahasiswa baru dari berbagai daerah dan latar belakang.
Menurutnya, PKKMB merupakan agenda strategis untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Selain pemahaman visi-misi kampus dan kehidupan akademik, mahasiswa juga dibekali nilai-nilai kebangsaan fundamental, meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan Bela Negara.
“Mahasiswa baru diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter, rasa cinta tanah air, serta jiwa kepemimpinan yang siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ucapnya.
Melalui pembekalan ini, UP45 berharap dapat mencetak generasi muda yang kritis, berkarakter kuat, bijak dalam menyikapi informasi digital, serta aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Ari Wu)

