SLEMAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman resmi melantik Majelis Pembimbing (MABI) dan Pimpinan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba dalam sebuah prosesi yang digelar di Ruang Rapat BNNK Sleman pada Rabu (8/7/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan Saka Anti Narkoba sekaligus mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Sleman.
Kegiatan pelantikan dipimpin oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman. Dalam struktur kepengurusan baru ini, Kepala BNNK Sleman ditetapkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing (MABI) Saka Anti Narkoba.
Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengucapan ikrar, pelantikan dan penyematan tanda Saka Anti Narkoba, hingga penandatanganan berita acara. Melalui pelantikan ini, MABI dan Pimpinan Saka Anti Narkoba diharapkan mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal terhadap anggota Pramuka. Selain membentuk karakter generasi muda yang sehat dan berintegritas, mereka juga diharapkan menjadi pelopor serta penggerak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol. Teguh Tri Prasetya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa semangat gotong royong dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki anggota Pramuka merupakan modal penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

“Dengan semangat gotong royong dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki anggota Pramuka, MABI dan Pimpinan Saka Anti Narkoba diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sleman yang semakin tangguh terhadap ancaman narkoba,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelantikan tersebut merupakan wujud nyata komitmen BNNK Sleman dalam mendukung program nasional ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak). Program ini bertujuan mencetak generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Teguh, kolaborasi berkelanjutan antara BNN, Gerakan Pramuka, pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda sebagai agen perubahan dan edukator bahaya narkoba. Kehadiran Saka Anti Narkoba dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai garda terdepan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Sleman.
Sementara itu, perwakilan Kwarcab Sleman menyampaikan apresiasi atas pembentukan dan pelantikan Majelis Pembimbing serta Pimpinan Saka Anti Narkoba. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BNNK Sleman dan Gerakan Pramuka.
“Melalui kerja sama tersebut diharapkan lahir kader-kader muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap upaya P4GN. Selain itu, pembentukan Saka Anti Narkoba dinilai sebagai salah satu strategi BNNK Sleman dalam memperluas jejaring relawan dan agen perubahan di kalangan generasi muda,” pungkasnya. (Ari Wu)

