BENGKULU – Nama Aji Pamungkas mulai disebut-sebut sebagai calon kuat untuk maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Pemilu 2029. Sejumlah tokoh masyarakat menilai rekam jejaknya sebagai Kepala Divisi Intelijen Anti-Narcotic Agency of Indonesia (LAN) menjadi modal penting untuk berkiprah di tingkat nasional.
Namun, menanggapi berbagai spekulasi politik tersebut, Aji Pamungkas merespons dengan santai dan menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada pembangunan Provinsi Bengkulu, khususnya dalam bidang Pemberantasan Bahaya Narkotika (PBN).
“Saya masih fokus dengan PBN di Bengkulu,” ujar Aji Pamungkas secara singkat.
Ia menjelaskan bahwa masa tugasnya sebagai pimpinan divisi intelijen di LANN masih berlangsung hingga tahun 2030. Oleh karena itu, ia belum memikirkan agenda politik nasional dan lebih memprioritaskan penyelesaian berbagai program strategis yang sedang berjalan di daerah.
Bagi Aji, yang terpenting saat ini adalah memastikan berbagai program pembangunan di Provinsi Bengkulu berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai masih banyak “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor pertanian, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kondisi tersebut tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan,” tegasnya.
Aji juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap bekerja secara profesional dan memastikan roda pembangunan berjalan normal di tengah dinamika politik yang berkembang. Di saat namanya mulai diperbincangkan di level nasional, ia memilih menempatkan pembangunan daerah sebagai prioritas utama.
Bagi Aji Pamungkas, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu merupakan misi penting yang sejalan dengan tujuan penyelamatan dan kesejahteraan umat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI. (Aji)

