KUTACANE ACEH TENGGARA – Dayah Darul Qur’an Kutacane menggelar wisuda akbar bagi santri dan santriwati yang telah menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Kegiatan berlangsung khidmat di kawasan Kumbang Indah, Kutacane.
Pimpinan Dayah Darul Qur’an, H. Muhammad Yasir Al-Hafidz, dalam sambutannya menyampaikan komitmen lembaga dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan, selain program tahfidz, Dayah juga menyediakan sistem pendidikan full day serta membuka peluang beasiswa ke Malaysia dan Thailand bagi santri berprestasi.
“Yayasan terus menyempurnakan sistem pendidikan, mulai dari jenjang TK dan SD hingga tingkat fakultas, sebagai upaya mencetak lulusan yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualitas akademik,” ujarnya. Sabtu 23 Mei 2026.
Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRA, H. Ali Basrah, S.Pd., M.M., yang menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Aceh.
“Pesantren tahfidz Al-Qur’an merupakan pelita bagi masyarakat, terlebih di tengah tantangan krisis moral saat ini. Perlu dukungan bersama agar terus berkembang,” ungkapnya.
Hadir pula anggota DPRA Komisi VII, Yahdi Hasan Ramud, S.Kom., M.Kom., yang menyatakan kesiapan untuk mendukung pendidikan Islam, khususnya bagi para hafidz dan hafidzah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, termasuk melalui program beasiswa.
Wisuda akbar ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memotivasi generasi muda Aceh Tenggara untuk menjaga hafalan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Habibullah)

