Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak
    Daerah

    Sleman Tancap Gas! Aduan Warga Jadi “Senjata Utama” Berantas Jalan Rusak

    By RedaksiMei 12, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman bergerak cepat. Tak ingin terus disorot soal jalan rusak, Pemkab kini menjadikan aduan masyarakat sebagai “amunisi utama” untuk menentukan prioritas perbaikan infrastruktur.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sukarmin, ST., M.T., menegaskan bahwa setiap laporan warga bukan lagi sekadar formalitas—melainkan langsung masuk daftar prioritas penanganan.

    “Setiap aduan masyarakat kami jadikan dasar utama. Fokus kami jelas: keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tegasnya, Selasa (12/05/2026).

    Tak Mau Lagi Tambal Sulam

    Pemkab Sleman kini mulai meninggalkan pola lama yang hanya bersifat tambal sulam. Penanganan jalan diarahkan ke solusi jangka panjang.

    Perbaikan dilakukan dengan pendekatan lebih serius, mulai dari:
    peningkatan struktur jalan
    overlay (pelapisan ulang)
    hingga pelebaran di titik rawan.
    Langkah ini disebut sebagai upaya mengakhiri siklus kerusakan berulang yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

    Baca Juga:  Kajati Jabar Lantik Kajari Sukabumi Tumpal Eben Ezer dan Koordinator Dimas Aditya

    Data Bicara: Masih Banyak PR

    Dari total sekitar 733 kilometer jalan kabupaten, kondisi yang ada saat ini menunjukkan pekerjaan rumah yang belum kecil:
    36% dalam kondisi baik
    39,5% kondisi sedang
    Sisanya masih butuh penanganan serius.

    Kerusakan dipicu berbagai faktor, mulai dari usia jalan, curah hujan tinggi, hingga lonjakan volume kendaraan.

    Rp8,6 Miliar Digelontorkan, Cukupkah?

    Tahun ini, Pemkab Sleman mengalokasikan sekitar Rp8,6 miliar untuk perbaikan jalan.
    Namun, dengan ratusan kilometer jalan yang belum optimal, pertanyaan publik mulai muncul:
    apakah anggaran tersebut cukup untuk menjawab seluruh persoalan?

    Pemkab menyiasati keterbatasan ini dengan sistem skala prioritas—di mana laporan warga melalui kanal seperti LAPOR menjadi penentu utama.

    Baca Juga:  DPRD Buol Tetapkan Hasil Reses, Aspirasi Infrastruktur dan Pertanian Dominasi Usulan Masyarakat

    Aduan Warga Kini Punya “Taring”

    Tak hanya menunggu laporan, petugas juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau kondisi jalan secara rutin.
    Artinya, kini ada dua jalur pengawasan:
    Partisipasi publik
    Pemantauan aktif pemerintah.

    Kombinasi ini diharapkan mempercepat respons dan meminimalkan potensi pembiaran kerusakan.

    Target: Jalan Lebih Layak, Layanan Lebih Responsif

    Ke depan, Pemkab Sleman menargetkan peningkatan kualitas jalan secara bertahap dan berkelanjutan.
    Tak hanya sekadar memperbaiki, tetapi juga memastikan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

    “Kami ingin kualitas jalan terus meningkat dan manfaatnya langsung dirasakan warga,” tutup Sukarmin..(Ari Wu)

    Post Views: 132
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Perjuangan H. Nico Antonio Berbuah Manis, Warga Desa Benda Karangampel Segera Nikmati Jalan Baru

    Juni 27, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir di Sleman, Bupati Harda Kiswaya Tekankan Pentingnya Data Valid

    Juni 26, 2026

    DPRD Buol Tetapkan Hasil Reses, Aspirasi Infrastruktur dan Pertanian Dominasi Usulan Masyarakat

    Juni 26, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Perjuangan H. Nico Antonio Berbuah Manis, Warga Desa Benda Karangampel Segera Nikmati Jalan Baru

    Juni 27, 2026

    Haru dan Bangga, UPTD SDN 2 Pondoh Juntinyuat Lepas 23 Siswa Kelas VI Lewat Pentas Seni

    Juni 27, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir di Sleman, Bupati Harda Kiswaya Tekankan Pentingnya Data Valid

    Juni 26, 2026

    DPRD Buol Tetapkan Hasil Reses, Aspirasi Infrastruktur dan Pertanian Dominasi Usulan Masyarakat

    Juni 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.