SLEMAN – Pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. Groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Listyo Sigit Prabowo, Minggu (3/5), di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, serta Penghageng Kawedanan Panitrapura GKR Condrokirono.
Bupati Sleman Harda Kiswaya yang turut hadir menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung pembangunan Mapolda DIY. Ia menilai proyek ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepolisian.
“Pembangunan Mapolda DIY ini mencerminkan komitmen negara dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Harda.
Menurutnya, keberadaan Mapolda DIY di wilayah Sleman juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kawasan Sleman bagian barat, serta memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
“Mapolda DIY tidak hanya menjadi simbol institusi negara, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat yang memberikan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menjelaskan bahwa pembangunan ini dilakukan untuk memenuhi standar kelayakan Mapolda tipe A, menggantikan fasilitas lama yang dinilai sudah tidak lagi memadai.
Mapolda DIY yang baru akan dibangun di atas tanah Sultan Ground seluas 7,5 hektare, dengan dukungan anggaran sekitar Rp120 miliar dari APBN serta hibah pendopo dari Pemerintah Daerah DIY.
“Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dengan fasilitas yang lebih modern, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah diakses. Ini juga menjadi simbol kuat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah,” ungkap Anggoro. (Ari Wu)

