Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Satgas TMMD, Lakukan Penyuluhan Stunting
    TNI - POLRI

    Satgas TMMD, Lakukan Penyuluhan Stunting

    By RedaksiJuni 19, 2021Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | TAPIN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 Kodim 1010/Tapin tidak hanya menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik saja,namun disela kegiatan fisik, anggota Satgas juga menggelar kegiatan non fisik.

    Dengan menggandeng Dinas Kesehatan Tapin, serta Persit Kartika Chandra Kirana dalam kegiatan non fisik TMMD, guna memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanganan stunting yang diselenggarakan di halaman SD Suato Lama 2, Desa Suato Lama, Kecamatan Salam Babaris. Sabtu, (19/6).

    Dr. Wahyu Ningsih Lestari selaku Narasumber/Istri dari Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Andi Sinrang menyampaikan, bahwa stunting perlu dicegah dengan cara pengontrolan tinggi dan berat badan yang dilakukan pada saat posyandu setiap bulannya.

    Baca Juga:  Polres Purwakarta Gagalkan Peredaran Sabu 19,94 Gram, Satu Pelaku Diamankan dalam Operasi Antik Lodaya 2026

    “Jadi dalam 1000 hari pertama kehidupan saat bayi dalam kandungan sampai usianya 2 tahun, harus dipastikan Ibu dan anak mengkonsumsi makanan yang baik dan bernutrisi, sehingga gizi tercukupi,”katanya.

    Lanjut Wahyu Ningsih sekaligus Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII menambahkan, ini perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tua dalam memberikan asupan gizi yang baik kepada ibu hamil dan anaknya.

    “Stunting dan kondisi lain yang terkait kurang gizi, juga dianggap sebagai salah satu faktor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi,”imbuhnya.

    Harapannya, masyarakat mengetahui akan bahayanya stunting, dalam artian pentingnya Posyandu dalam pencegahan stunting.

    (Redaksi)

    Views: 225
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Menyamar Petugas PLN, Dua Pria Diamankan Polres Sigi Usai Curi Kabel Jaringan Listrik di Dolo

    Oktober 14, 2026

    Polres Purwakarta Gagalkan Peredaran Sabu 19,94 Gram, Satu Pelaku Diamankan dalam Operasi Antik Lodaya 2026

    Oktober 12, 2026

    Pemkab Sleman Tuntaskan Penegasan Batas 86 Kalurahan, DIY Berpeluang Jadi Provinsi Pertama di Indonesia dengan Batas Wilayah 100% Jelas

    Oktober 12, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Datangkan 7 Mesin Pembangkit Darurat, PLN ULP Leok  Targetkan  Pasokan Listrik Buol Normal Akhir Oktober

    Oktober 17, 2026

    Gebyar PAUD 2026: Bupati Buol Tekankan Sinergi dan  Pemerataan  Akses untuk  Generasi Emas Daerah

    Oktober 17, 2026

    Media Infotipikor.com Laporkan Dugaan Korupsi RP85 Miliar dan  Manipulasi Data OSS di Teluk  Bintuni ke KPK, Polri serta  Kejagung RI

    Oktober 17, 2026

    Nikah Hemat di KUA Campaka Purwakarta: Gratis, Dapat Bingkisan, Tapi Peminat Masih Minim

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.