SLEMAN – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sleman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (29/10/2026). Momentum ini dijadikan ajang mempererat persaudaraan insan pers serta memperteguh komitmen menghadirkan jurnalisme yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kebenaran demi menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Acara syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Polresta Sleman, Korem, Kodim, Lanal, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWOI DIY, serta sejumlah mitra dan relasi organisasi.
Dalam sambutannya, Divisi Hukum dan Advokasi DPP IWOI, Saparjan, S.H., yang mewakili Ketua Umum DPP IWOI, mengapresiasi kiprah IWOI Sleman yang dinilai aktif membangun organisasi dan memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi penjaga kebenaran, bukan justru memperkeruh keadaan melalui informasi menyesatkan maupun ujaran kebencian.
“Kami berharap IWOI Sleman semakin bersinergi, mengedepankan jurnalis yang tajam, terpercaya, faktual, dan tidak menyebarkan ujaran kebencian sehingga suasana menjadi lebih sejuk. IWOI adalah wartawan profesional anti-hoaks,” tegas Saparjan. Ia menambahkan, keberadaan IWOI yang telah tersebar di 27 provinsi harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun bangsa melalui pemberitaan yang sehat dan bertanggung jawab.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal paling berharga bagi insan pers. Oleh karena itu, setiap informasi yang disampaikan harus melalui proses verifikasi, berimbang, aktual, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau media sudah dipercaya publik, berita apa pun akan dianggap benar oleh masyarakat. Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijaga,” pesan Danang. Ia berharap HUT ke-3 IWOI Sleman tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan titik penguatan profesionalisme, kebersamaan, dan kemitraan strategis antara insan pers dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakapolresta Sleman, AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., bersama perwakilan Korem, Kodim, dan Lanal. Mereka berharap IWOI Sleman terus menghadirkan pemberitaan yang menyejukkan serta memperkuat kolaborasi antarlembaga di wilayah Sleman.
Sementara itu, Ketua DPD IWOI Sleman, Yupiter Ome, menegaskan bahwa perjalanan tiga tahun organisasi ini merupakan pijakan untuk terus berbenah, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“IWOI Sleman diharapkan semakin kuat, mampu berkolaborasi, dan menjalin sinergi di semua lini. Kita harus mampu menangkal berita hoaks dan menjadi pion di mana pun kita berpijak,” tuturnya.
Peringatan HUT ke-3 ini sekaligus membawa pesan kuat bahwa pers bukan sekadar penyampai peristiwa, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam merawat persaudaraan, membangun optimisme, dan menjaga keutuhan bangsa. Di tengah keberagaman masyarakat dan derasnya informasi yang beredar, ketajaman pena seorang jurnalis hendaknya digunakan untuk mengungkap kebenaran, menyuarakan kepentingan publik, serta menjembatani perbedaan.
Sebab, pers yang kuat bukanlah pers yang paling lantang menyuarakan berita, melainkan pers yang mampu menjaga kebenaran, merawat kepercayaan, dan mempersatukan bangsa. (Ari Wu)

