INDRAMAYU – Di tengah upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, DPRD Indramayu tidak tinggal diam. Sebuah langkah strategis dilakukan Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu dengan menyambangi kawasan industri pada Jumat 22/10/2026 untuk memastikan potensi daerah bisa dikelola maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan lapangan ke PT Polytama Propindo untuk membahas rencana penambahan pasokan air curah melalui kerja sama dengan Perumdam Tirta Darma Ayu. Penambahan pasokan yang direncanakan mencapai 70 meter kubik per jam.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Suhendri, S.H., mengatakan bahwa rencana kerja sama tersebut perlu dikaji secara menyeluruh, terutama terkait kebutuhan pasokan air untuk menunjang operasional perusahaan serta peluang kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Indramayu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Suhendri.
Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, Nurpan, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk memasok air sesuai kebutuhan industri dengan memperhatikan kapasitas dan kualitas air sesuai standar yang dipersyaratkan.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Ruswa,M.Pd.I., mengingatkan agar rencana kerja sama tersebut tetap memperhatikan kebutuhan air masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pelanggan dan keberlangsungan pelayanan air bersih harus menjadi prioritas.
Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu pada prinsipnya mendukung upaya pengembangan kerja sama yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan ketersediaan sumber air, keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat, serta manfaat jangka panjang bagi daerah.
Dengan adanya kunjungan pada Jumat 22/10/2026 ini, harapan besar pun dititipkan. Kerja sama antara Perumdam Tirta Darma Ayu dan PT Polytama Propindo diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga menjadi model sinergi yang ideal antara industri dan daerah. Ketika industri tumbuh dan PAD meningkat, pada akhirnya masyarakat Indramayu pula yang akan merasakan manfaatnya melalui pembangunan yang lebih merata. (Fif-Biro Indramayu)

