SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmen seriusnya dalam memajukan keolahragaan usia dini. Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian membanggakan di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemkab Sleman menyerahkan penghargaan serta tali asih finansial senilai total Rp125 juta kepada para atlet pelajar dan pelatih kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Sleman Tahun 2026.
Penyerahan bonus ini berlangsung di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Selasa pagi (20/10/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman.
Prestasi Bukan Hal Instan
Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya menegaskan bahwa prestasi olahraga diraih melalui proses panjang yang melibatkan latihan konsisten, kedisiplinan tinggi, dan kemauan kuat untuk terus memperbaiki diri. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para pelatih yang telah tekun membimbing dan menyusun strategi bagi para atlet.
“Di balik setiap keberhasilan atlet pelajar, ada peran besar para pelatih. Saya berpesan kepada seluruh anak-anakku para atlet pelajar agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian di tingkat Provinsi DIY, melainkan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan,” ujar Bupati Harda.
Bupati juga menyelipkan pesan moral berbasis kearifan lokal. Ia meminta para atlet memegang teguh pitutur luhur Jawa: “ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake” (menyerang tanpa membawa pasukan, menang tanpa merendahkan lawan). Nilai-nilai sportivitas, tanggung jawab, ketekunan, dan sikap saling menghargai diharapkan menjadi pedoman utama dalam setiap kompetisi.
Rincian Penyaluran Bonus
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2026, serta peraturan daerah terkait. Total anggaran Rp125 juta disalurkan secara proporsional sebagai berikut:
1. Kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI):
Mengalokasikan dana sebesar Rp72 juta untuk 40 atlet putra-putri dan 8 pelatih. Masing-masing penerima mendapatkan tali asih sebesar Rp1,5 juta. Kontingen ini bertanding pada akhir Agustus hingga September 2026.
2. Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD & SMP:
Mengalokasikan dana sebesar Rp53 juta sebagai bonus medali perorangan bagi atlet dan pelatih yang berlaga pada Juli 2026.
Sinergi untuk Bibit Unggul
Pemkab Sleman optimis bahwa sinergi antara sekolah, pelatih, orang tua, dan pemerintah daerah akan terus melahirkan bibit-bibit unggul. Pembinaan atlet pelajar yang berkelanjutan ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sleman, sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (Ari Wu)

