Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Rancangan Perubahan APBD Buol 2026: Pendapatan Naik Signifikan Menjadi Rp986,40 Miliar
    Daerah

    Rancangan Perubahan APBD Buol 2026: Pendapatan Naik Signifikan Menjadi Rp986,40 Miliar

    By RedaksiSeptember 25, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    BUOL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol resmi menyampaikan penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan APBD) Tahun Anggaran 2026. Penjelasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kabupaten Buol Masa Sidang I, Kamis (25/9/2026).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., yang mewakili Bupati Buol, menegaskan bahwa perubahan APBD ini disusun dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan ekonomi regional, nasional, hingga global, serta kondisi kapasitas fiskal daerah saat ini.

    Pendapatan Daerah Diproyeksikan Melonjak

    Dalam paparannya, Sekda mengungkapkan bahwa total pendapatan daerah dalam rancangan perubahan diproyeksikan mencapai Rp986,40 miliar. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan APBD 2026 awal yang ditetapkan sebesar Rp909,39 miliar.

    Kenaikan tersebut didorong oleh beberapa sumber utama:
    * Pendapatan Asli Daerah (PAD): Meningkat menjadi Rp104,75 miliar dari sebelumnya Rp95,71 miliar.
    * Pendapatan Transfer: Naik menjadi Rp866,48 miliar dari alokasi awal Rp798,50 miliar.
    * Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Tetap dipertahankan di angka Rp15,16 miliar.

    Baca Juga:  Dugaan Cacat Administrasi dan Pelanggaran Segmentasi Pasar, Tender Jalan Rp82 Miliar di Mahakam Ulu Disorot Publik

    “Perubahan ini merupakan respons terhadap potensi penerimaan yang lebih baik serta kebutuhan mendesak untuk mendukung program-program strategis daerah,” jelas Yamin Rahim.

    Belanja Daerah dan Pembiayaan

    Di sisi pengeluaran, total belanja daerah dalam rancangan perubahan diproyeksikan sekitar Rp988 miliar. Komposisinya meliputi:
    * Belanja Operasional: Rp759,50 miliar.
    * Belanja Modal: Rp91,63 miliar.
    * Belanja Transfer: Meningkat menjadi Rp134,87 miliar.
    * Belanja Tidak Terduga: Tetap di angka Rp2 miliar.

    Sementara itu, pada sisi pembiayaan, terjadi penyesuaian pada Penerimaan Pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, yang dikurangi sebesar Rp3,61 miliar dari alokasi awal Rp42,43 miliar. Demikian pula dengan Penyertaan Modal Daerah yang dikurangi Rp2 miliar dari rencana awal Rp10 miliar.

    Fokus pada Sektor Agropolitan

    Sekda Buol menekankan bahwa perubahan APBD tidak sekadar penyesuaian angka, melainkan instrumen untuk mendukung agenda pembangunan. Mengacu pada Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, Pemkab Buol mengusung tema: “Peningkatan Produktivitas Pertanian untuk Meneguhkan Posisi Buol sebagai Daerah Agropolitan dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.”

    Baca Juga:  Belum Seminggu Usai Penertiban, Tambang Ilegal Bodi Diduga Kembali Beroperasi pada Malam Hari

    Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan keterukuran pengelolaan anggaran. Upaya penguatan kemampuan perpajakan daerah terus dilakukan dengan tetap memperhatikan iklim investasi yang kondusif.

    Penegasan Ketepatan Data

    Menutup sambutannya, Moh. Yamin Rahim menyampaikan pesan tegas dari Bupati Buol agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) proaktif menyiapkan data dan laporan yang akurat. Ketepatan data menjadi kunci utama dalam pembahasan bersama DPRD, sekaligus menjadi indikator penting dalam pengalokasian dana transfer dari pemerintah pusat.

    “Pembahasan bersama DPRD diharapkan dapat berjalan lancar hingga Rancangan Perubahan APBD 2026 ditetapkan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini adalah instrumen vital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan fiskal yang ada,” pungkasnya. Moh Fharsi)

    Post Views: 17
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Musdes Penetapan RKPDes 2027 Desa Campaka Digelar, DPMD Purwakarta Turun Langsung

    September 25, 2026

    Dugaan Cacat Administrasi dan Pelanggaran Segmentasi Pasar, Tender Jalan Rp82 Miliar di Mahakam Ulu Disorot Publik

    September 25, 2026

    Belum Seminggu Usai Penertiban, Tambang Ilegal Bodi Diduga Kembali Beroperasi pada Malam Hari

    September 25, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Rancangan Perubahan APBD Buol 2026: Pendapatan Naik Signifikan Menjadi Rp986,40 Miliar

    September 25, 2026

    Musdes Penetapan RKPDes 2027 Desa Campaka Digelar, DPMD Purwakarta Turun Langsung

    September 25, 2026

    Dugaan Cacat Administrasi dan Pelanggaran Segmentasi Pasar, Tender Jalan Rp82 Miliar di Mahakam Ulu Disorot Publik

    September 25, 2026

    Belum Seminggu Usai Penertiban, Tambang Ilegal Bodi Diduga Kembali Beroperasi pada Malam Hari

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.