INFOTIPIKOR.COM | INDRAMAYU – Sebanyak 15.064 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 11 desa di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, menerima Bantuan Pangan Nasional yang disalurkan melalui Perum Bulog. Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut didistribusikan selama dua hari, Rabu hingga Kamis (22–23 April 2026).
Camat Krangkeng, Indra Mulyana, menegaskan program ini menjadi bantalan penting di tengah tekanan kenaikan harga bahan pokok.
Menurutnya, bantuan pangan tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga berperan dalam mengendalikan inflasi di tingkat lokal.
“Bantuan ini sangat vital bagi warga, khususnya masyarakat prasejahtera. Kami berharap dapat benar-benar meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan unsur TNI dan Polri yang turut mengawal proses distribusi agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
Sorotan datang dari Desa Kalianyar. Kuwu Syahroni Agus, secara tegas menyatakan komitmennya, bahwa distribusi bantuan harus bersih dari praktik pungutan liar. Ia bahkan membuka ruang pengaduan langsung bagi warga jika menemukan pelanggaran.
“Kami pastikan bantuan diterima utuh tanpa potongan. Ini amanah dari pemerintah pusat yang wajib kami jaga. Kalau ada yang berani minta uang, laporkan langsung ke saya,” tegasnya.
Perangkat desa, Mufti Ali, memastikan proses penyaluran di Kalianyar berjalan cepat dan tanpa hambatan. Seluruh bantuan berhasil disalurkan dalam dua hari sesuai jadwal.
Program Bantuan Pangan Nasional sendiri merupakan upaya pemerintah pusat untuk menekan dampak inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat. Setiap KPM menerima paket sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
Dengan pengawasan ketat dan komitmen tanpa potongan, penyaluran di Krangkeng diharapkan menjadi contoh distribusi bantuan yang transparan—tanpa celah bagi praktik pungli yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. (Afifudin)

