Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Ketika Kebijakan Pemda Tentang Penutupan Sementara Tempat Wisata, Dikeluhkan Para Pengelola Dan  Pengais Rezeki
    Daerah

    Ketika Kebijakan Pemda Tentang Penutupan Sementara Tempat Wisata, Dikeluhkan Para Pengelola Dan  Pengais Rezeki

    By RedaksiJuni 12, 2021Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Pihak pengelola tempat wisata mengeluh dan merasa dianaktirikan atau diperlakukan tidak adil dengan adanya kebijakan Pemda yang menutup sementara tempat wisata.Karena masih adanya tempat yang membuat keramaian,semisal mall ,pasar dan warung lesehan yang tetap diijinkan beroperasi.

    Seperti halnya yang dikeluhkan oleh Mr.X ,salah seorang pemilik dan pengelola tempat wisata yang tidak ingin disebutkan namanya.

    “Alangkah akan lebih baik apabila diberlakukan kebijakan yang membatasi pengunjung dan tiap-tiap tempat wisata memfasilitasi alat prokes untuk mecegah adanya potensi penyebaran Virus Corona.Kalau ini yang diberlakukan, tentu dampaknya tidak langsung membuat pengelola tempat wisata kalang kabut.Sehingga bisa meminimalisir beban yang harus ditanggung akibat adanya dampak kebijakan yang dikeluarkan Pemda untuk mencegah penyebaran Virus Corona “,ujar Mr.X pengelola tempat wisata, Sabtu (12/96/2021).

    Baca Juga:  Belum Seminggu Usai Penertiban, Tambang Ilegal Bodi Diduga Kembali Beroperasi pada Malam Hari

    Lebih lanjut,Mr.X selaku pengelola tempat wisata menyampaikan keluhannya,
    ” Selain biaya gaji pegawai, perawatan tempat wisata ada juga sektor lain yang merasakan langsung atau tidak langsung dampak dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pemda.Contohnya, para pemilik warung ,pedagang asongan , penjual mainan anak-anak atau cindera mata juga ikut merasakan kesulitan mendapatkan penghasilan. Sementara mereka mengandalkan tempat wisata tersebut sebagai bagian daripada tempat atau sumber penghasilannya,”pungkas Mr.X mengakhiri obrolannya dengan awak media ini.

    (Redaksi)

    Post Views: 381
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Di Tengah Ketegangan PT Askon, Kapolres Morowali Imbau Warga Matarape Tahan Diri dan Hindari Main Hakim Sendiri

    Oktober 3, 2026

    Warga Desa Plered Siap Pasang Baliho Protes, Keluhkan Akses Komunikasi dengan Kades yang Dinilai Terblokir

    Oktober 3, 2026

    Fakta Lapangan Mencekam, Warga Limbangan Tak Tidur Akibat Getaran Proyek GT Polytama, Ibu-Ibu Ngamuk di Teras

    Oktober 3, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Di Tengah Ketegangan PT Askon, Kapolres Morowali Imbau Warga Matarape Tahan Diri dan Hindari Main Hakim Sendiri

    Oktober 3, 2026

    Warga Desa Plered Siap Pasang Baliho Protes, Keluhkan Akses Komunikasi dengan Kades yang Dinilai Terblokir

    Oktober 3, 2026

    Fakta Lapangan Mencekam, Warga Limbangan Tak Tidur Akibat Getaran Proyek GT Polytama, Ibu-Ibu Ngamuk di Teras

    Oktober 3, 2026

    Sleman Borong 4 Gelar Prestasi pada Jamsostek Award 2026, Dinaker Sleman Raih Juara 1 Tingkat Pemda

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.