Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»Tips Berkendara saat Puasa, Ala Dishub Purwakarta
    Ragam & Olah Raga

    Tips Berkendara saat Puasa, Ala Dishub Purwakarta

    By RedaksiApril 15, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta, mengingatkan kepada para pengguna kendaraan bermotor untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Mengingat, saat berpuasa seperti sekarang ini, biasanya konsentrasi sedikit terganggu.

    Perhatian ini cukup beralasan, karena saat berpuasa asupan makan dan minum berkurang dari hari biasanya. Sehingga, fisik menjadi sedikit mudah lelah. Dalam hal ini, jajaran Dishub pun ingin berbagi tips berkendara saat puasa seperti saat ini.

    Menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Keselamatan, Dishub Kabupaten Purwakarta, Bayu Permadi, banyak cara yang bisa dilakukan agar tetap aman saat berkendara di jalan raya pada waktu berpuasa. Salah satunya, dengan mengatur gaya mengemudi atau berkendaranya.

    “Ketika puasa, kemampuan spasial (untuk melihat ke dalaman, jarak, kecepatan) akan menurun drastic. Kemudian, waktu reaksi akan menjadi lebih lambat,” ujar Bayu, Kamis (15/4).

    Baca Juga:  Iyus Permana Kembali Pimpin KORMI Purwakarta, Perkuat Sinergi Olahraga Masyarakat

    Dia menjelaskan, puasa sedikit mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada pengemudi. Kurangnya konsentrasi, menguap, sakit mata dan mengantuk membuat pengendara kerap hilang konsentrasi. Terparah, bisa tak menyadari rambu lalu lintas atau marka jalan yang ada di depannya.

    Belum lagi, kata dia, secara psikologis orang yang sedang berpuasa juga cenderung kurang sabar dan mudah mengantuk karena waktu tidur berubah. Untuk itu, pihaknya menyarankan sebelum mengemudi, masyarakat bisa terlebih dahulu melakukan power nap (tidur sebentar).

    “Kurang tidur di malam hari, akan sedikit mempengaruhi kemampuan fokus saat mengemudi. Kelelahan, juga akan mengurangi tingkat konsentrasi pengemudi dan meningkatkan waktu reaksinya. Maka, bisa dicoba dengan melakukan Power Nap sebelum berkendara,” jelas dia.

    Baca Juga:  Iyus Permana Kembali Pimpin KORMI Purwakarta, Perkuat Sinergi Olahraga Masyarakat

    Selain itu, pihaknya juga menyarankan jika merasa mengantuk saat mengemudi segera menepi dan beristirahat. Kemudian, baiknya mulai perjalanan lebih awal untuk menghindari ngebut dan lebih sopan dan sabar terhadap pengguna jalan lainnya.

    “Hati-hati terhadap pengemudi lain yang kelelahan. Amati semua rambu lalu lintas dan peraturan, hindari manuver tiba-tiba, melihat dan dilihat,” tambah dia.

    Bayu menambahkan, pihaknya juga berpesan pastikan semua kelengkapan kendaraan berfungsi baik, misalnya untuk lampu rem dan sein. Selain itu, bersihkan kaca mobil untuk menghilangkan debu menempel yang menghalangi pandangan. Terakhir, jika merasa lelah baiknya gunakan transportasi umum. (Man)

    Post Views: 243
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Iyus Permana Kembali Pimpin KORMI Purwakarta, Perkuat Sinergi Olahraga Masyarakat

    Mei 10, 2026

    PORKAB Sleman 2026 Resmi Dibuka! Ajang “Berburu” Atlet Unggulan Menuju PORDA XVIII

    Mei 2, 2026

    Muhammad A. Singara Pimpin FPTI Buol Periode 2026–2030

    April 24, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Digitalisasi Pendidikan, Dikbud Buol Gelar Sosialisasi SPMB, E-Ijazah, dan E-Rapor

    Mei 19, 2026

    Perbedaan Treatment Perkara di  Purwakarta Jadi Sorotan Publik  Kasus Gratifikasi ARM dan Penghentian Perkara 11 Desa Dipertanyakan

    Mei 18, 2026

    Penghentian Penyelidikan Kasus 11 Desa Dipertanyakan KMP Desak  Pengujian Hukum Konkret

    Mei 18, 2026

    Prio Cabut BAP, Toni RM Soroti Kejanggalan dan Dugaan Intervensi di Kasus Paoman

    Mei 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.