Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Menyikapi Dugaan Proyek Siluman di Mall Pelayanan Publik Purwakarta, Ketua IWO Dody Budiarsyah Angkat Bicara
    TNI - POLRI

    Menyikapi Dugaan Proyek Siluman di Mall Pelayanan Publik Purwakarta, Ketua IWO Dody Budiarsyah Angkat Bicara

    By RedaksiDesember 4, 2020Updated:Desember 4, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Pembangunan gedung Madukara yang akan dipergunakan sebagai Mall pelayanan publik di Purwakarta, yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah itu diduga tidak transparan.

    Dalam waktu dekat ini, Mall yang rencananya akan diresmikan oleh menteri PUPR bersama Bupati Purwakarta, itu tidak mencerminkan sebuah Pemerintah Daerah  yang memiliki selogan “Istimewa”, sebab dalam proses pembangunan Mall pelayanan publik tersebut diduga tidak transparan.

    Menyikapi hal itu, media mengundang Ketua PD IWO (Ikatan Wartawan Online) DPD Kabupaten Purwakarta Dody Buarsyah angkat bicara, menurutnya ketidak transparansian itu terbukti tidak adanya papan informasi pembangunan pada pembangunan gapura dibagian depan gedung Madukara. Untuk diketahui, berdasarkan data LPSE kabupaten Purwakarta bahwa pembangunan bagian depan di gedung Madukara menelan anggaran senilai 1,8 Miliar yang dikerjakan oleh CV Wibawa Wicaksana. Ungkap Ketua IWO Dody Budiarsyah, Jum,at (04/12/2020)

    Baca Juga:  Polrestabes Bandung Musnahkan 1.172 Knalpot Brong, Tegas Tak Ada Toleransi Pelanggaran Lalu Lintas

    Selain dari sisi ketidak transparansian anggaran, untuk mengejar target pelaksanaan pekerjaan, pelaksana proyek pembanguan Mall Pelayanan Publik juga mengabaikan keamanan para pekerja.

    “Seperti yang terlihat dilapangan, salah seorang pekerja mengambil atau tengah melakukan pekerjaannya diatas atap gedung tanpa mengunakan alat pengaman sebagaimana aturan K3,”ujar Dody.

    Lanjut Dody,dikhawatirkan kejadian jatuhnya pekerja dari atas gedung tersebut pada tahun 2019 silam terulang kembali. Tak ayal akibat kelalaian pihak pelaksana proyek, satu orang buruh bangunan tewas. Paparnya.

    Sementara Dody menjelaskan bahwa, untuk keseluruhan keterlibatan perusahaan dalam membangun proyek itu ada sekitar 4 perusahaan yang terlibat dalam pembangunan yakni CV. Kertapati Wijaya, CV Fajar Anugrah, CV Wibawa Wicaksana dan CV. Puralaksana dan satu lagi perusahaan outsourcing, jelasnya.

    Baca Juga:  Penuh Haru, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya Serahkan Tongkat Komando Kapolres Purwakarta kepada AKBP Febri Nurzam

    Dari 5 perusahaan itu, hanya ada 2 perusahaan yang memasang papan informasi sebagai bentuk transparansi yakni CV. Kertapati Wijaya, CV. Fajar Anugrah. Sementara untuk CV Wibawa Wicaksana dengan anggaran 1,8 miliar ini terkesan tertutup.

    Saat hendak dikonfirmasi oleh salah satu anggota IWO Septio Ali Reza Wakil Sekertaris menjelaskan bahwa, para penanggungjawab pelaksana pekerjaan tidak ada di tempat. Hingga berita ini diterbitkan, awak media pun berusaha untuk konfirmasi kepada para penanggung jawab proyek tetapi  belum ada jawaban, tutur Septio Ali Reza.*(Man)

    Post Views: 263
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Dampingi Warga Jual Jagung ke Bulog, Babinkamtibmas Campaka Wujudkan Sinergi Petani dan Pemerintah

    Agustus 4, 2026

    Pererat Sinergi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ngopi Bareng Jurnalis dalam Acara “Jaga Jakarta On The Spot”

    Agustus 4, 2026

    Sambut HUT RI, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Kerja Bakti dan Pengecatan Masjid di KBN

    Agustus 4, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dugaan Pembangunan Pabrik Garmen Tanpa Izin di Cikumpay, Media Temukan Aktivitas Pengeboran Sumur dan Ketidakjelasan Identitas Pemilik

    Agustus 6, 2026

    Produksi Ayam Petelur Desa Paleleh Capai 5.040 Butir per Bulan, Pendapatan Tembus Rp13,65 Juta

    Agustus 6, 2026

    Tender Rehab Rumah Dinas DPRD Kutai Barat Dipertanyakan, Pemenang Diduga Pakai SBU Tidak Sesuai Spesifikasi

    Agustus 6, 2026

    Klarifikasi Isu Penitipan Dana Ayam Petelur di Buol, Camat Paleleh: Uang Diserahkan Utuh ke Penyedia, TPK: Itu Inisiatif Kami

    Agustus 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.