Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Sosial & Budaya»Wagub Jabar Ajak Semua Pihak Waspada Dampak La Nina
    Sosial & Budaya

    Wagub Jabar Ajak Semua Pihak Waspada Dampak La Nina

    By RedaksiNovember 17, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Foto:Wagub Ja

    INFOTIPIKOR.COM | KOTA BOGOR — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengajak warga Jabar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, banjir bandang, angin kencang, hingga puting beliung yang dipicu fenomena La Nina.

    “Adanya fenomena La Nina, hujan dengan curah tinggi bisa terjadi kapan saja. Maka harus dipersiapkan upaya antisipasi,” ucap Kang Uu saat menjadi narasumber pada acara Dialog Khusus Radio Republik Indonesia (RRI) “Jawa Barat Bersiap Menghadapi Fenomena La Nina” di Hotel The Mirah, Kota Bogor, Senin (16/11/20).

    Dilansir situs web Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG), La Nina sendiri merupakan kondisi penyimpangan (anomali) suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin daripada kondisi normalnya, dan diikuti oleh penguatan aliran angin pasat timur. Dampaknya, curah hujan ekstrem bisa terjadi dan menyebabkan bencana hidrometeorologi.

    Baca Juga:  459 KK di Desa Cimahi Terima Bansos Beras 30 Kg, Kades Asep: Data Penerima Sesuai Verifikasi Kemensos dan BKKBN

    Kang Uu menambahkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 360/4707/BPBD tanggal 23 Oktober 2020 yang menginstruksikan pemerintah daerah kabupaten/kota melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini terhadap perkembangan informasi cuaca atau peringatan dini dari BMKG.

    Adapun sebagai langkah mitigasi, Kang Uu berujar, perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, danau embung sungai, dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih.

    Pun dari hal terkecil di lingkungan sekitar, Kang Uu mengajak masyarakat untuk mulai membersihkan saluran air, selokan, parit-parit, sungai, dan upaya pelestarian lingkungan lainnya.

    “Kepada masyarakat harus berpartisipasi terutama parit-parit di wilayahnya masing- masing. Rumput atau sampah harus segera dibersihkan. Kalau curah hujan tinggi air bisa mengalir lebih baik,” ujar Kang Uu.

    “Juga jangan lupa iringi dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, inilah yang akan menguatkan sekaligus menenangkan batiniyah kita,” tambah sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini.

    Baca Juga:  Tiga Kekayaan Budaya Sleman Naik Kelas, Reog Keprajuritan hingga Bebek Bacem Nglengis Resmi Jadi WBTb

    Sementara kepada bupati/wali kota, Kang Uu menginstruksikan agar selalu melaksanakan pemantauan terhadap situasi dan kondisi terkait kebencanaan serta memperkuat koordinasi kepada semua pihak terkait sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan bencana.

    Kang Uu pun meminta pihak terkait kebencanaan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga informasi terkait kebencanaan dapat tersosialisasikan dengan baik, tepat, dan cepat.

    Selain itu, Kang Uu juga mengajak pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi rumah warga yang sudah tua, reyot, atau kurang layak huni yang rawan roboh ketika bencana terjadi.

    “Rumah-rumah yang rawan tolong diantisipasi. Beberapa kali bencana terjadi, kebanyakan rumah yang roboh yang sudah tua, bangunan lama, memang rawan,” kata Kang Uu. (Man)

    Post Views: 329
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Tiga Kekayaan Budaya Sleman Naik Kelas, Reog Keprajuritan hingga Bebek Bacem Nglengis Resmi Jadi WBTb

    Agustus 30, 2026

    459 KK di Desa Cimahi Terima Bansos Beras 30 Kg, Kades Asep: Data Penerima Sesuai Verifikasi Kemensos dan BKKBN

    Agustus 27, 2026

    Meriah dan Khidmat, Museum Talaga Manggung Diresmikan di Tengah Gelaran Budaya Nyiramkeun Pusaka 2026

    Agustus 4, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Gedung Nasional Dipersoalkan, Siapa yang Beri Mandat?

    September 6, 2026

    Bandara Husein Sastranegara Makin Siap, Penerbangan Internasional Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

    September 5, 2026

    Generasi Berakhlakul Karimah, Penampilan Anak-Anak Baca Barzanji di Mushola Albahriyah Bikin Kades Cimahi Bangga

    September 5, 2026

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.