Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Sosial & Budaya»DPP LSM BERKORDINASI Ingatkan Penegak Hukum Patuhi Perintah Presiden Tidak Memeras Pengusaha Eksekutif dan Masyarakat
    Sosial & Budaya

    DPP LSM BERKORDINASI Ingatkan Penegak Hukum Patuhi Perintah Presiden Tidak Memeras Pengusaha Eksekutif dan Masyarakat

    By RedaksiAgustus 31, 2020Updated:Agustus 31, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    infotipikor.com,JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pemberantasan Korupsi Perjudian Narkoba dan Sindikat Mafia (DPP LSM BERKORDINASI) mengingatkan aparat penegak hukum supaya mematuhi perintah langsung Presiden Joko Widodo untuk tidak memeras pengusaha, eksekutif dan masyarakat.

    Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP LSM BERKORDINASI Abednego Panjaitan, Sabtu (29/08/2020) di Jakarta.

    Menurutnya, salah satu tujuan dibentuknya lembaga ini adalah untuk membantu pemerintah mengatasi kejahatan di Tanah Air.

    Disampaikan, mengutip istilah Presiden Jokowi, setiap aparat penegak hukum yang melakukan tindakan pemerasan kepada pengusaha, eksekutif dan masyarakat, maka akan menjadi musuh bersama.

    Oleh karena itu, Abednego Panjaitan menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota LSM BERKORDINASI di seluruh Indonesia agar mengawal secara ketat instruksi Presiden ini.

    “Setiap aparat penegak hukum yang melakukan pemerasan kepada pengusaha, eksekutif dan masyarakat agar dilaporkan langsung kepada Presiden, sehingga pelaku pemeras tersebut dapat dihukum setimpal dengan perbuatannya. Sebaliknya, apabila menemukan aparat Penegak Hukum yang baik dan jujur, maka lembaga ini harus yang terdepan untuk memberikan reward (penghargaan),” tandasnya.

    Baca Juga:  Aksi Nyata Fraksi PKB, Amroni Tinjau Langsung Penerima BSPS di Kedokanbunder

    Sebelumnya, Presiden Jokowi memperingatkan aparat penegak hukum supaya tidak memeras pengusaha, eksekutif dan masyarakat, karena dapat dikualifikasi sebagai musuh negara.

    “Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan pemerasan seperti itu adalah musuh kita semua, musuh negara, saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan pelanggaran ini,” kata Presiden Jokowi melalui “video conference” dalam pembukaan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang diselenggarakan KPK di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (26/8/2020).

    Dikatakan Jokowi, penyalahgunaan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan pembangunan nasional, yang seharusnya bisa dilakukan cepat dan mudah, tetapi kemudian menjadi lamban dan bahkan tidak bergerak karena ketakutan-ketakutan itu.

    Baca Juga:  DKM Masjid Jamie Alfalah Citenjo Gelar Musyawarah Strategis, Jamaah Diminta Jadi Donatur Tetap untuk Penyelesaian Pembangunan

    Presiden Jokowi mengakui masih ada regulasi yang tumpang tindih sehingga menjadi celah bagi aparat penegak hukum untuk menakut-nakuti maupun memeras masyarakat.

    “Tapi saya peringatkan sebagai penegak hukum dan pengawas, ini saya sudah sampaikan berkali-kali, jangan pernah memanfaatkan hukum yang tidak sinkron ini, yang belum sinkron ini untuk menakut-nakuti (pihak) eksekutif, untuk menakut-nakuti pengusaha dan masyarakat,” timpal Jokowi.

    Presiden berjanji akan terus melakukan sinkronisasi regulasi ini secara berkelanjutan.

    “Jika bapak ibu menemukan regulasi tidak sinkron, tidak sesuai konteks saat ini berikan masukan ke saya. Namun dengan catatan, celah aturan itu tidak dimanfaatkan oleh aparat penegak hukum,” ujar Presiden.* (Herman)

    Post Views: 269
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Aksi Nyata Fraksi PKB, Amroni Tinjau Langsung Penerima BSPS di Kedokanbunder

    Juli 13, 2026

    DKM Masjid Jamie Alfalah Citenjo Gelar Musyawarah Strategis, Jamaah Diminta Jadi Donatur Tetap untuk Penyelesaian Pembangunan

    Juli 10, 2026

    Jaksa Agung Burhanuddin Tinjau Museum Talaga Manggung, Perkuat Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

    Juli 5, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Proyek Jalan Juntikebon-Segeran Baru 5 Hari, DPUPR Indramayu Bungkam. AMN DPD: Bupati Lucky Hakim Harus Turun Tangan

    Juli 18, 2026

    Forum Kades Kecamatan Paleleh Bantah Tudingan Intervensi Camat terhadap Pengelolaan Anggaran Desa

    Juli 18, 2026

    Tanamkan Karakter dan Kemandirian, Pangkalan Miftahul Ulum Gelar Pengenalan Pramuka dan Perjusami

    Juli 17, 2026

    Diduga Gunakan SBU Status Dibekukan, CV Bidik Reaksi Dinilai Menyalahi Aturan dalam Tender Irigasi Rp1,6 Miliar di Kukar

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.