Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»Babinsa Ini Ajak Warga Desa Sidorejo Bangun Pos Siaga Covid-19 Skala Mikro
    Ragam & Olah Raga

    Babinsa Ini Ajak Warga Desa Sidorejo Bangun Pos Siaga Covid-19 Skala Mikro

    By RedaksiMaret 15, 2021Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PENAJAM – Dalam rangka menindak lanjuti instruksi Mendagri no. 5 th 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019,pembuatan Posko Siaga Covid-19 PPKM skala Mikro,Babinsa Desa Sidorejo bersama elemen masyarakat berjibaku membangun pos Siaga Skala Mikro yang bertempat di Rt 02 Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Senin (15/03/2021).

    Serda Djatmiko mengatakan, pendirian posko siaga ini sangat vital dalam pencegahan virus corona di wilayah Kecamatan Penajam,
    “Secara teknis, nanti perangkat desa yang akan mengoperasionalkan posko siaga ini dengan merekrut relawan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas tetap akan terus mengawal dan mendampingi,” kata Babinsa.

    “Posko PPKM Mikro Covid-19 berbasis Desa ini sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif,” Tuturnya.

    Baca Juga:  Di Tengah Keterbatasan Fasilitas, Atlet Menembak Purwakarta Bersinar Raih 2 Emas dan 1 Perunggu di Kejurnas PPAD 2026

    Ia menjelaskan, posko penanganan Covid-19 di tingkat desa memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.
    Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 5M. Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi lewat bantuan langsung tunai (BLT) desa.
    “Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik,” Jelasnya.(Red)

    Views: 318
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Di Tengah Keterbatasan Fasilitas, Atlet Menembak Purwakarta Bersinar Raih 2 Emas dan 1 Perunggu di Kejurnas PPAD 2026

    Oktober 19, 2026

    Idrus Hadaddo Tolak Wacana Paksa Mundur Anwar Hafid: Tidak Elok dan Tidak Demokratis

    Oktober 11, 2026

    Haornas 2026, Kota Bandung Bidik Juara Umum Porprov dan Peparda Jabar, Tegaskan Visi “City of Champions”

    Oktober 6, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Dinilai Mandul, LAN Aceh Tenggara Diring Polres Kejar Bandar Besar Narkoba

    Oktober 26, 2026

    Tragedi Pengeroyokan di Pasar Caringin, Wali Kota Bandung Minta Aparat Tingkatkan Pengawasan dan Sampaikan Duka Mendalam

    Oktober 26, 2026

    DPRD Buol Fasilitasi Pelantikan Pengurus IDI, Wagub Sulteng Tekankan Etika Profesi dan Transformasi Digital Kesehatan

    Oktober 26, 2026

    Anomali DBHP Purwakarta Rp71,7 Miliar: KMP Desak Kejaksaan Bongkar Dugaan Keuntungan Korporasi, Ketua Sudah di BAP 

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.