Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»Anggota Koramil 0913-01/Penajam, Terus Berkarya dan Menjadi Panutan Petani PPU
    Ragam & Olah Raga

    Anggota Koramil 0913-01/Penajam, Terus Berkarya dan Menjadi Panutan Petani PPU

    By RedaksiMaret 10, 2021Updated:Maret 10, 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PENAJAM – Bukan isapan jempol belaka, Babinsa tak hanya semata untuk melaksanakan pembinaan teritorial saja. Lebih dari itu,meliputi banyak sekali aspek,yakni aspek SDM, SDA, sarana-prasarana dan infrastruktur di wilayah binaannya.

    Nah, seperti yang dilakukan seorang Koptu Gampang yang kesehariannya menjabat sebagai Babinsa Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),Selasa (09/03/21).

    Ia berhasil menggerakkan petani desa melalui tanaman hortikultura dan sayur-mayur,bahkan Kopral Gampang yang awalnya menjadi sekertaris, kini dipercaya menjadi Ketua Poktan Harapan Baru dan Ketua Gapoktan Bina Tani Mandiri Desa Giripurwa.

    “Saat ini ada 32 petani hortikultura dan sayur-mayur di Desa Giripurwa yang saya bina. Dengan rata-rata lahan yang digarap seluas 2 hektare per orang,” ujar Babinsa Petung Kopral Satu Gampang baru-baru ini.

    Ia juga bertani. Lahan yang ia garap luasnya 2 hektare. Setengah hektare merupakan lahan pribadi yang dibeli sejak tahun 2008. Sisanya adalah lahan yang dipinjamkan dari masyarakat,lahan itu kosong yang tidak termanfaatkan selama ini.

    Baca Juga:  Buol Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Motorcross dan Grasstrack 2–4 Juli 2026

    “Bertani merupakan hobi saya, sementara sebagai Babinsa yang harus membina desa merupakan tugas utama saya,maka dari itu, kemampuan bertani ini menjadi tanggung jawab saya untuk menularkan kepada warga binaan saya,” ucapnya.

    Koptu Gampang juga membina masyarakat untuk menanam berbagai komoditi hortikultura,seperti pepaya madu, pepaya california, dan semangka.

    Sementara tanaman sayur antara lain sawi, terong, dan cabai. Untuk pepaya, rata-rata per hektare terdiri antara 1.000 -1.500 pokok. Setelah 8 bulan pasca tanam, pepaya sudah bisa panen. Pada panen perdana ini, rata-rata per hektare sepekan menghasilkan 750 kilogram.

    “Saat umur pohon 2,5 tahun bisa produksi 1,5 ton per hektare per pekan. Untuk harga fluktuatif antara Rp 3.000 per kg hingga Rp 6.000 per kg, tapi rata-rata Rp 5.000 per kg,” terangnya.

    Untuk pemasaran hasil panennya itu, ia mengaku tidak sulit untuk menjualnya, karena banyak pembeli yang justru datang,kemudian ada pula yang dijual ke pasar terdekat.Yakni Pasar Petung dan Pasar Induk, bahkan ada pembeli dari Balikpapan. Malahan saat ini ia kewalahan melayani pembeli,terutama untuk permintaan pepaya madu,sehingga pepaya tersebut tidak pernah masak di pohon. Karena masih mengkal pun sudah ada pembeli yang datang.

    Baca Juga:  RAKERPROV IMI 2026: Buol Diproyeksikan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Motorcross dan Grasstrack Nasional

    “Pembelinya kebanyakan langsung datang ke sini,ada juga yang pesan melalui daring (medsos), mereka akan datang dan bayar setelah barang siap. Pokoknya soal penjualan, saya tidak repot karena mereka datang sendiri,” pungkasnya.

    Ditempat terpisah, Danramil Penajam Kapten Inf Imam Safii mengemukakan, “Dengan kegiatan yang dilakukan Babinsanya itu, sebagai tidak lanjut program pemerintah. Dimana, untuk memanfaatkan lahan tidur atau kosong agar ditanami tanaman yang produktif seperti jagung dan sayur-sayuran lainnya, yang di kerjakan disela-sela waktu senggangnya,”ujar Dandim

    Ia juga menambahkan, Kegiatan ini juga menindaklanjuti anjuran Menteri Pertanian yang disampaikan Dandim 0913/PPU Letkol Inf Dharmawan, melalui gerakan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menggalakkan masyarakat menanam sayuran sehingga saat harga naik tidak perlu ada kekhawatiran. (Red)

    Post Views: 153
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Buol Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Motorcross dan Grasstrack 2–4 Juli 2026

    Februari 17, 2026

    RAKERPROV IMI 2026: Buol Diproyeksikan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Motorcross dan Grasstrack Nasional

    Februari 15, 2026

    Lina Marlina Dilantik Jadi Ketua PERWOSI Jabar, Fokus Tingkatkan Pertisipasi Wanita

    Januari 24, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Yamin Rahim SH., MH Resmi Dilantik sebagai Sekda Definitif

    Februari 21, 2026

    Komisi III DPRD Kota Bandung Dorong Optimalisasi Transportasi dan Perumahan di Tahun 2026

    Februari 21, 2026

    Aksi Peduli Lingkungan, Satpolairud Polres Purwakarta Lakukan Aksi Bersih-Bersih Sampah di Waduk Jatiluhur

    Februari 18, 2026

    Tekan Biaya Perawatan Mobil Dinas Tua, Pemda Buol Alokasikan Biaya Sewa Kontrak 32 Unit Kendaraan Dinas

    Februari 18, 2026
    Kategori
    • Advetorial
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Entertainment
    • Film
    • Iklan
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Musik
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Politik & Hukum
    • Ragam & Olah Raga
    • Religi
    • Sosial & Budaya
    • TNI – POLRI
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.