Bacitul Bisyakira adalah kedai kuliner khas Sunda yang menyajikan Baso Aci Tulang dengan cita rasa autentik. Berlokasi di Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Purwakarta, kedai ini dikenal karena kualitas bahan, rasa yang konsisten, serta pelayanan yang ramah dan mengutamakan keberkahan.
PURWAKARTA – Kedai kuliner khas Sunda, Bacitul (Baso Aci Tulang) Bisyakira, yang berlokasi di Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, menggelar perayaan hari jadi ke-3 dengan memberikan kejutan istimewa berupa diskon 50 persen. Program promosi yang berlangsung selama satu hari penuh pada Selasa (3/11/2026) ini sukses menarik antusiasme masyarakat, ditandai dengan membludaknya pengunjung dan antrean panjang di area kedai.
Langkah promosi ini terbukti efektif menarik minat masyarakat luas. Tampak antrian panjang dan kerumunan pengunjung yang memadati area makan untuk menikmati baso aci favorit mereka dengan harga setengahnya. Keseruan dan antusiasme ini menjadi bukti nyata bahwa Bacitul Bisyakira telah memiliki basis pelanggan yang loyal dan kuat di wilayah Purwakarta.
Owner Bacitul Bisyakira, Nadya Vani Septianita, mengungkapkan bahwa pemberian diskon besar-besaran ini merupakan wujud rasa syukur atas keberkahan usaha yang telah berjalan selama tiga tahun, sekaligus sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada para pelanggan.
“Di usia ke-3 tahun ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Diskon 50 persen ini adalah wujud syukur kami dan upaya untuk memuaskan pelanggan yang sudah selalu ada dan mendukung kami dari awal,” ujar Nadya di sela-sela kesibukan melayani pengunjung.
Nadya juga membagikan cerita mengenai perjalanan usahanya yang tidak instan. Selama tiga tahun terakhir, ia menghadapi berbagai dinamika dan tantangan dalam membangun bisnis kuliner ini. Namun, kunci ketahanan dan kesuksesan Bacitul Bisyakira terletak pada konsistensi dalam menjaga kualitas rasa, serta memberikan pelayanan terbaik dengan hati yang ikhlas kepada setiap pelanggan.
Lebih dari sekadar kesuksesan bisnis, Bacitul Bisyakira juga berkomitmen memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitarnya. Saat ini, kedai tersebut telah berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 15 orang, yang mayoritas merupakan warga asli Desa Cimahi. Langkah ini secara langsung berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di tingkat desa serta turut menggerakkan roda perekonomian lokal.
Menyambut usia yang semakin matang, Nadya berharap Bacitul Bisyakira dapat terus berkembang, mempertahankan cita rasa khas yang menjadi favorit masyarakat, dan semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar. (Agus Supriadi)

