SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Apel Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Sleman. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Tridadi, Sleman, pada Senin (7/9/2026) ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sleman, serta bertindak sebagai pembina apel, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh.
Kehadiran Kepala BKN dalam apel tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong percepatan pencapaian visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Sleman. Zudan menekankan bahwa tugas utama ASN adalah memastikan visi-misi kepala daerah dapat direalisasikan secara konsisten, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tiga Pilar Utama Kinerja ASN
Dalam arahannya, Zudan menyoroti tiga hal mendasar yang perlu terus ditingkatkan oleh seluruh ASN di Kabupaten Sleman:
1. Peningkatan Produktivitas Kerja: ASN dituntut untuk bekerja lebih efisien dan efektif.
2. Pemenuhan Target Kinerja: Capaian target harus dilakukan dengan cepat dan tepat waktu.
3. Standar Pelayanan Publik: Kualitas pelayanan tidak boleh menurun, melainkan harus terus ditingkatkan demi kepuasan masyarakat.
“Ia juga mengajak ASN di Kabupaten Sleman untuk memperkuat kolaborasi, membangun sinergi antarsektor, serta terus melakukan evaluasi dan berkompetisi secara sehat dengan diri sendiri untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik,” ujar Zudan.
Zudan juga memberikan apresiasi terhadap penerapan sistem meritokrasi di Pemkab Sleman yang dinilai berjalan konsisten. Ia mencatat capaian prestasi nyata daerah, seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, serta kemampuan menjaga stabilitas inflasi di tengah tantangan ekonomi.
ASN sebagai Duta Promosi Daerah (Institutional Branding)
Selain menyoroti aspek internal kinerja, Kepala BKN juga menekankan pentingnya membangun institutional branding atau citra positif daerah. Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik melalui pemanfaatan media sosial dan teknologi digital.
Zudan mendorong ASN Sleman untuk lebih aktif memperkenalkan berbagai potensi daerah melalui konten-konten positif di platform digital. Potensi yang dimaksud meliputi kuliner lokal, hasil pertanian unggulan seperti Salak Pondoh, kemajuan sektor pendidikan, hingga berbagai prestasi atlet dan ASN itu sendiri.
“Apabila gerakan mempromosikan konten positif dilakukan secara konsisten oleh ASN di Sleman maupun jutaan ASN di seluruh Indonesia, maka citra positif institusi dan daerah akan semakin kuat di mata masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap ASN tidak hanya terjebak pada rutinitas administratif dan pelayanan publik semata, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keunggulan daerah kepada masyarakat luas melalui ruang digital. (Ari Wu/)

