Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Edwin Senjaya Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat Lewat Program Pendidikan Kesetaraan di Bandung
    Daerah

    Edwin Senjaya Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat Lewat Program Pendidikan Kesetaraan di Bandung

    By RedaksiAgustus 6, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    BANDUNG – Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Perpisahan dan Penyerahan Ijazah Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga belajar SKB UPT Kota Bandung Rombel Kecamatan Bandung Kidul Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung pada Senin (3/8/2026) ini menjadi momen apresiasi atas keberhasilan para peserta dalam menyelesaikan pendidikan nonformal sekaligus pengingat pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

    Dalam sambutannya, Edwin Senjaya mengapresiasi respons positif masyarakat terhadap Program Pendidikan Kesetaraan yang mulai digulirkan sejak Agustus 2025. Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar bersama untuk memenuhi hak konstitusional warga negara atas pendidikan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki ijazah formal.

    “Tidak ada kata terlambat untuk belajar, karena pendidikan merupakan bekal penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Semangat belajar tidak mengenal usia. Jangan pernah merasa malu untuk menuntut ilmu. Justru teruslah belajar agar ilmu yang dimiliki memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujar Edwin.

    Baca Juga:  Dugaan Tender Bermasalah Rp20 Miliar di Bengkulu: PT Citra Pratama Perkasa Dinilai "Baru Lahir" tapi Menang Proyek Rekonstruksi Jalan

    Angkatan Perdana Catat Tingkat Kelulusan Tinggi

    Pada angkatan perdana ini, tercatat sebanyak 120 warga mengikuti program tersebut. Dari jumlah tersebut, 112 peserta dinyatakan lulus dengan rincian:
    * Paket C (Setara SMA): 75 peserta
    * Paket B (Setara SMP): 29 peserta
    * Paket A (Setara SD): 8 peserta

    Sementara itu, peserta yang belum menerima ijazah bukan karena tidak lulus ujian, melainkan masih terkendala administrasi seperti penyesuaian data identitas. Edwin menegaskan bahwa setelah administrasi diselesaikan, ijazah dapat segera diterbitkan tanpa perlu mengulang proses pembelajaran.

    Pendidikan sebagai Amanat Konstitusi

    Edwin juga menekankan bahwa pendidikan adalah amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan setiap warga negara memperoleh akses pendidikan yang layak, terlepas dari latar belakang atau usia mereka.

    Baca Juga:  Klarifikasi Isu Penitipan Dana Ayam Petelur di Buol, Camat Paleleh: Uang Diserahkan Utuh ke Penyedia, TPK: Itu Inisiatif Kami

    Ia mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan pendidikan kesetaraan. Proses penambahan ilmu pengetahuan, menurutnya, dapat dilakukan melalui berbagai jalur, baik formal, nonformal, maupun melalui kebiasaan membaca dan belajar mandiri.

    “Semoga Program Pendidikan Kesetaraan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan peserta yang semakin luas setiap tahunnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan taraf hidupnya,” harap Edwin.

    Acara ditutup dengan penyerahan ijazah secara simbolis kepada perwakilan lulusan serta penyerahan seragam kepada peserta baru sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. (Indra Jaya)

    Post Views: 16
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    ITB Terapkan Nilai Kearifan Lokal “Marsialapari” dan “Marsiurupan” untuk Pemulihan Pascabencana di Tanjung Pura, Sumut

    Agustus 6, 2026

    Tender Rehab Kantor DPRD Kutai Barat Dipertanyakan, Pemenang Diduga Pakai SBU BG009 Padahal Seharusnya BG002

    Agustus 6, 2026

    Dugaan Pembangunan Pabrik Garmen Tanpa Izin di Cikumpay, Media Temukan Aktivitas Pengeboran Sumur dan Ketidakjelasan Identitas Pemilik

    Agustus 6, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Edwin Senjaya Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat Lewat Program Pendidikan Kesetaraan di Bandung

    Agustus 6, 2026

    ITB Terapkan Nilai Kearifan Lokal “Marsialapari” dan “Marsiurupan” untuk Pemulihan Pascabencana di Tanjung Pura, Sumut

    Agustus 6, 2026

    Tender Rehab Kantor DPRD Kutai Barat Dipertanyakan, Pemenang Diduga Pakai SBU BG009 Padahal Seharusnya BG002

    Agustus 6, 2026

    Dugaan Pembangunan Pabrik Garmen Tanpa Izin di Cikumpay, Media Temukan Aktivitas Pengeboran Sumur dan Ketidakjelasan Identitas Pemilik

    Agustus 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.