JAKARTA – Lembaga survei Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional terkini yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama tahun 2026 mencapai angka 81,5 persen. Tingginya angka kepuasan ini didorong oleh penilaian positif publik terhadap upaya penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi dalam program prioritas, serta kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika geopolitik global.
Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman, menjelaskan bahwa survei ini dilaksanakan pada periode 11–20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,37 persen.
“Hasil survei ini menunjukkan masyarakat masih memberikan kepercayaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo. Penegakan hukum terhadap korupsi dan upaya menjaga stabilitas ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong tingkat kepuasan publik,” ujar Dedy Rohman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2026).
Detail Respons Masyarakat
Selain mayoritas yang menyatakan puas (81,5 persen), survei juga mencatat bahwa 11,2 persen responden menyatakan belum puas terhadap kinerja Presiden, sementara 7,3 persen lainnya tidak memberikan jawaban atau abstain.
Dalam aspek penegakan hukum, sebanyak 86,7 persen responden menyatakan puas terhadap langkah pemerintah memberantas korupsi pada program-program prioritas, seperti:
* Makan Bergizi Gratis (MBG)
* Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
* Sekolah Rakyat
* Bantuan Sosial (Bansos)
Sementara itu, dari sisi ekonomi, 65,3 persen responden menilai pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Adapun untuk aspek komunikasi, 75,3 persen responden memberikan penilaian positif terhadap pola komunikasi Presiden kepada masyarakat, meskipun aspek ini masih menjadi salah satu area yang perlu terus dievaluasi.
Dukungan Tinggi Terhadap Program Prioritas
Survei juga mengungkap tingkat dukungan masyarakat terhadap berbagai program strategis pemerintah:
1. Sekolah Rakyat: 85,6 persen (dukungan tertinggi)
2. Bantuan Sosial (Bansos): 81,2 persen
3. Makan Bergizi Gratis (MBG): 68,4 persen
4. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): 53,5 persen
Pandangan Pengamat Politik
Menanggapi hasil tersebut, Pengamat Politik dari Perguruan Tinggi Dakwah Islam (PTDI) Jakarta Utara, Jamaluddin Hadam, S.Sos., M.Si., menilai tingginya tingkat kepuasan publik mencerminkan masih kuatnya legitimasi masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Survei ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memberikan legitimasi yang kuat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Namun, tingkat kepuasan yang tinggi juga harus dijadikan motivasi bagi pemerintah untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Jamaluddin.
Ia menambahkan, pemerintah perlu meningkatkan kualitas komunikasi publik agar setiap kebijakan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat. Komunikasi yang efektif dinilai krusial untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis.
Berdasarkan temuan IDM, persepsi masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo pada semester pertama 2026 masih didominasi penilaian positif. Namun, pemerintah diharapkan menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, serta efektivitas komunikasi. (Edo)

