PURWAKARTA – Pemerintah Desa Campaka, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, menggelar acara syukuran atas selesainya pembangunan jalan di Perumahan Kotabaru-Kahuripan. Acara yang bertajuk “Ngaliwet Bersama” ini berlangsung khidmat dan meriah di lokasi proyek, pada Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, serta Kepala Desa Campaka, Yayan Sahrodi, S.H. Kehadiran mereka disambut antusias oleh ratusan warga setempat yang turut berpartisipasi dalam prosesi syukuran.
Dalam sambutannya, Kades Yayan Sahrodi mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya infrastruktur jalan yang telah lama dinantikan warga. Ia menyebut acara ini sebagai bentuk apresiasi terhadap gotong royong dan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan legislatif.
“Alhamdulillah, jalan di Perumahan Kotabaru-Kahuripan sudah selesai. Ini adalah ‘Jalan Leucir’ atau jalan yang membawa berkah dan kemudahan bagi warga. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Ibu Sri Puji Utami yang selalu peduli terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Yayan Sahrodi.
Sementara itu, Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pemerintah Desa Campaka yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam momen syukuran. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan rasa memiliki warga terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
“Saya sangat senang bisa hadir di tengah-tengah warga Campaka. Jalan yang bagus akan memudahkan akses ekonomi dan sosial warga. Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar manfaatnya terasa jangka panjang,” kata Sri Puji Utami.
Acara puncak ditandai dengan tradisi “Ngaliwet Bersama”, di mana warga dan pejabat duduk melingkar menikmati nasi liwet dan lauk pauk khas Sunda. Suasana keakraban terlihat kental, menjadi simbol harmonisasi antara pemerintah desa, wakil rakyat, dan masyarakat.
Kehadiran Ketua DPRD Purwakarta dalam acara sederhana ini dinilai positif oleh warga, sebagai bukti kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya di tingkat akar rumput. (Herman Makuaseng)

