JAKARTA – Organisasi Pers MIO Indonesia menggelar Rapat Pengurus Pusat di Kantor Sekretariat Divisi Pengawasan Internal & Kepatuhan Anggota, Jl. Raya Hamkam No.39, Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (29/5/2026). Rapat ini menjadi momentum strategis untuk mematangkan program kerja organisasi serta mempersiapkan dua agenda besar tahun ini: Kegiatan Bela Negara dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-2.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan dipimpin oleh Wakil Sekretaris Jenderal 1, Drs. Abdul Hapid, S.H., M.M. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan pusat MIO Indonesia, termasuk Ketua Umum AYS Prayogie, Sekretaris Jenderal Randy Aditia, dan Bendahara Umum Cuncun.
Turut hadir memberikan arahan para tokoh senior organisasi, yakni Ketua Dewan Pembina Taufiq Rahman, S.H., S.Sos., Wakil Dewan Pembina Anto Suroto, S.E., M.Sc., M.M., serta anggota Dewan Komisi Etik Arthur Noija, S.H., M.H. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya konsolidasi internal menjelang rangkaian kegiatan nasional.
Selain jajaran inti, rapat juga dihadiri oleh para Ketua Divisi, antara lain:
* Ir. Agung Karang (Wakil Ketua Umum 1)
* A. Bahrul BD (Wakil Ketua Umum 2)
* Alam Massiri, S.Ag. (PLT Divisi OKK)
* Daeng Lukman Wijaya & Ferry Harto (Divisi Pengawasan Internal & Kepatuhan)
* Gus Sigit Santosa & Muhammad Manshur (Divisi Diklat & Sertifikasi)
* Anie Rochania Maya & Anggie D’ Rose (Divisi Ekonomi Kreatif)
* Sussy Ikigai (Divisi Perempuan, Anak & Kelompok Rentan)
* Murfito Adhi, Tata Rusmanto, & Subhan Akib, S.H., M.Ikom (Divisi Hubungan Daerah & Pengembangan Wilayah)
Instruksi Percepatan Program Kerja
Dalam arahannya, Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menekankan urgensi realisasi program kerja. Ia menginstruksikan seluruh ketua divisi untuk segera menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah yang realistis serta dapat dieksekusi sepanjang tahun 2026.
“Seluruh divisi harus segera bergerak menyusun program kerja yang realistis dan dapat dijalankan demi kemajuan organisasi,” tegas AYS Prayogie.
Kesepakatan Agenda Bela Negara
Pada sesi pembahasan teknis yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum 1 dan 2 bersama Wakil Sekjen 1, para peserta rapat menyepakati pelaksanaan kegiatan Bela Negara yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Susunan kepanitiaan pun telah dibentuk, dengan rincian:
* Ketua Panitia: Gus Sigit Santosa
* Sekretaris Panitia: Drs. Abdul Hapid, S.H., M.M.
* Bendahara Panitia: Cuncun
Gus Sigit Santosa menyebutkan bahwa tanggal pasti masih bersifat tentatif dan akan ditetapkan final setelah mendapatkan arahan lebih lanjut dari Ketua Umum. “Waktu dan tanggal pelaksanaan kegiatan masih tentatif dan akan ditetapkan secara final setelah ada arahan dan masukan dari Ketua Umum,” ujarnya.
Pemanasan Menuju Rakernas II
Wakil Ketua Umum 1, Agung Karang, menjelaskan bahwa kegiatan Bela Negara ini merupakan bagian integral dari persiapan menuju Rakernas MIO Indonesia Ke-2 yang juga akan digelar pada 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai “pemanasan” penting sebelum pertemuan akbar yang akan dihadiri perwakilan pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
“Kegiatan Bela Negara adalah sebagai pemanasan jelang penyelenggaraan Rakernas MIO Indonesia ke-2,” jelas Agung Karang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Divisi Pengawasan Internal dan Kepatuhan Organisasi, Daeng Lukman Wijaya, menegaskan kesiapan divisinya untuk mengawal suksesnya seluruh agenda organisasi, termasuk Rakernas II.
Di akhir rapat, Ketua Dewan Pembina, Taufiq Rahman, memberikan catatan penting terkait efisiensi. Ia meminta panitia untuk mempertimbangkan waktu pelaksanaan secara matang, terutama untuk mengakomodasi pengurus daerah dari luar Pulau Jawa, sehingga biaya perjalanan dapat lebih efisien.
Dengan kesepakatan ini, MIO Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kapasitas anggota melalui nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempersiapkan tata kelola organisasi yang lebih solid melalui Rakernas mendatang. (Redaksi)
Sumber : Humas MIO Indonesia

