Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Religi»Menuju Ramadhan 1447 H: Saatnya Kembali pada Kemurnian Al-Qur’an dan Keikhlasan Ibadah
    Religi

    Menuju Ramadhan 1447 H: Saatnya Kembali pada Kemurnian Al-Qur’an dan Keikhlasan Ibadah

    By RedaksiFebruari 15, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | SLEMAN – Menjelang datangnya bulan suci ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Makrifatullah mengajak umat Islam untuk melakukan refleksi diri dan memurnikan kembali niat dalam beribadah.

    Ramadhan ditegaskan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum besar untuk memperbaiki kualitas spiritual dan memperkuat keimanan.
    Pengajian pekanan tersebut digelar di Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Yogyakarta, Ahad (15/2/2026).

    Jamaah hadir dari berbagai wilayah, di antaranya Sragan, Banaran, dan Pakelan, dengan penuh antusias menyambut bulan penuh berkah.
    Pengasuh majelis,

    Kyai Haji Habibullah, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga kemurnian ibadah agar tidak tercampur dengan kepentingan duniawi. Menurutnya, ibadah harus dilandasi keikhlasan dan ketundukan sepenuhnya kepada Allah SWT.

    “Ramadhan adalah momentum kembali membersihkan hati. Jangan sampai ibadah kehilangan maknanya,  karena lebih menonjolkan aspek seremonial daripada substansi,” ujarnya di hadapan jamaah.

    Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi dan Iman, Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Pengajian Bulanan Al-Hidayah di Masjid Jamie Albahriyah

    Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
    Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai Hudan (petunjuk hidup) dan Furqan (pembeda antara yang hak dan batil), sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185.

    Al-Qur’an menjadi pedoman menyeluruh dalam mengatur kehidupan, baik dalam aspek akidah, ibadah, sosial, maupun akhlak.
    Agar Al-Qur’an benar-benar berfungsi dalam kehidupan, umat Islam diajak untuk membacanya dengan benar (tilawah), memahami maknanya secara mendalam (tadabbur), serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

    Ramadhan bulan penuh kemuliaan,
    ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia (hudan linnas) dan pembeda (wal furqan). Bulan ini menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki akhlak, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

    Dalam Islam juga dikenal empat bulan mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, yang sejak masa lampau dimuliakan. Namun, Ramadhan memiliki kedudukan istimewa sebagai bulan diwajibkannya ibadah puasa dan diturunkannya wahyu Ilahi.

    Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi dan Iman, Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Pengajian Bulanan Al-Hidayah di Masjid Jamie Albahriyah

    Penentuan awal ramadhan
    disampaikan pula bahwa penentuan 1 ramadhan dilakukan melalui metode rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) dan hisab (perhitungan astronomi). Di Indonesia, penetapan awal ramadhan dilakukan melalui sidang isbat yang memadukan hasil rukyat dan data hisab.

    Do’a dan harapan
    pengajian ditutup dengan do’a bersama agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, serta meraih husnul khatimah.

    Majelis Makrifatullah berharap ramadhan 1447 H menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan bertakwa.
    Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun kesadaran spiritual masyarakat agar Ramadhan tidak hanya dirayakan secara lahiriah, tetapi juga dihayati secara mendalam sebagai sarana transformasi diri. (Ari Wu)

    Post Views: 328
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Perkuat Silaturahmi dan Iman, Kades Asep Saepul Bahrie Hadiri Pengajian Bulanan Al-Hidayah di Masjid Jamie Albahriyah

    Juli 26, 2026

    Wujud Pertanggungjawaban Moral, Kades Cimahi Gelar Pengajian Rutin Malam Rabu Berisi Yasin dan Ratibul Athos

    Juli 14, 2026

    Perkuat Spiritual Aparatur dan Warga, Pemdes Cimahi Gelar Pengajian Kitab Kuning ‘Safinah’ Bersama Abuya Hasan Asyari

    Juli 7, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kapolres Purwakarta Himbau Warga Hindari Pembakaran Lahan, Ancam Sanksi Pidana dan Denda

    Agustus 2, 2026

    Viral Anak Tenggelam di Purwakarta, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian di Kolam Renang Insan Mulia

    Agustus 2, 2026

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok hadiri, Soft Launching Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok

    Agustus 2, 2026

    Edwin Senjaya: Koperasi Solusi Atasi Keterbatasan Modal UMKM dan Tekan Pinjol Ilegal

    Agustus 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.