Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Dukung Pemerintah Turunkan Stunting, Lapas Karawang Tanam Varietas Padi Inpari Nutri Zinc di Lahan 1,8 Hektare
    Daerah

    Dukung Pemerintah Turunkan Stunting, Lapas Karawang Tanam Varietas Padi Inpari Nutri Zinc di Lahan 1,8 Hektare

    By RedaksiSeptember 8, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | KARAWANG – Mendorong target nasional pemerintah pada penurunan balita stunting 14 persen pada tahun 2024, Lapas Karawang tanam Varietas Padi IR Nutri Zinc.

    Lapas Karawang melalui program kemandirian sektor pertanian bekerjasama dengan Dinas terkait memanfaatkan lahan sekitar 1,8 hektare, lahan untuk tanaman padi varietas IR Nutri Zinc yang bermanfaat untuk mengatasi stunting gizi buruk pada balita.

    Kepala Lapas Kelas II A Karawang Lenggono Budi menyampaikan, program sektor pertanian padi IR Nutri Zinc ini menjadi pilot project di Kabupaten Karawang belum lama ini.

    “Dalam rangka mendukung pengentasan angka stunting di Indonesia, varietas ini juga mulai dikembangkan di berbagai daerah melalui sinergi dengan unsur terkait salah satunya seperti yang sedang dilaksanakan Lapas Karawang,” jelas Wahyu Lenggono.

    Baca Juga:  Tanpa Komplain, 50 Ribu KPM di Dapil II Indramayu Terima Banpang BULOG Tepat Waktu

    Berdasarkan data deskripsi yang dikeluarkan melalui surat Keputusan Menteri Pertanian tahun 2019, kandungan Zn yang terdapat pada varietas Inpari nutri zinc adalah sebesar 34,51 ppm.

    Biofortifikasi pada Inpari IR Nutri Zinc diharapkan dapat membantu peningkatan nilai gizi sekaligus mengatasi kekurangan gizi.

    Dari literatur diketahui, kekurangan Zn dalam tubuh selain berakibat pada menurunnya daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia, kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan atau stunting masyarakat.

    Untuk konvergensi percepatan penurunan stunting dilakukan baik dari level pemerintah pusat, di mana terdapat 18 Kementerian lembaga berkontribusi dalam penurunan stunting sampai di level Desa.

    Upaya percepatan penurunan stunting pun dilakukan melalui pendekatan multisektor. Hal itu tentu saja tidak terbatas pada sektor kesehatan. (INDRA JAYA)

    Post Views: 303
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Resmikan Kantor Baru Banyuraden, Bupati Sleman Minta Aparatur Layani Warga dengan Tulus

    Juni 30, 2026

    Perkuat Akses Pendidikan, Wali Kota Farhan Ajak Semua Pihak Hadir untuk Anak

    Juni 29, 2026

    Harda Kiswaya: PERWOSI Sleman Harus Jadi Motor Pengembangan Olahraga Perempuan

    Juni 28, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Resmikan Kantor Baru Banyuraden, Bupati Sleman Minta Aparatur Layani Warga dengan Tulus

    Juni 30, 2026

    Mentan Amran Sulaiman Apresiasi PB FORMULA, Kucurkan Bantuan Alsintan dan Benih untuk Petani di Aceh, Jateng, dan Lampung

    Juni 30, 2026

    Perkuat Akses Pendidikan, Wali Kota Farhan Ajak Semua Pihak Hadir untuk Anak

    Juni 29, 2026

    Dari BKT untuk Jakarta, Adjie Rimbawan Siapkan Festival Dayung Mendunia

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.