Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Diduga Tidak Bayar BPJS Kesehatan dan Upah di Bawah UMK, PT Dewi Mamur Sukmadjati Purwakarta akan Dilaporkan ke Disnaker
    Daerah

    Diduga Tidak Bayar BPJS Kesehatan dan Upah di Bawah UMK, PT Dewi Mamur Sukmadjati Purwakarta akan Dilaporkan ke Disnaker

    By RedaksiSeptember 1, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ilustrasi gambar BPJS Ketenagakerjaan (foto: AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PURWAKARTA – PT Dewi Mamur Sukmadjati, sebuah perusahaan yang beralamat di Kampung Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, terancam dilaporkan secara resmi ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Purwakarta. Laporan ini diajukan akibat dugaan pelanggaran serius terhadap hak-hak dasar ketenagakerjaan yang merugikan para karyawan.

    Keputusan untuk melapor ke pihak berwenang diambil setelah upaya komunikasi dan permintaan kejelasan kepada pihak manajemen maupun pemilik perusahaan tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Para pekerja yang merasa dirugikan menegaskan bahwa mereka tidak akan lagi menoleransi pelanggaran yang terjadi.

    Dua Pelanggaran Utama: BPJS dan Upah

    Berdasarkan keterangan pihak yang akan melaporkan, ada dua poin utama pelanggaran yang menjadi dasar pengaduan:

    1. Kelalaian BPJS Kesehatan: Perusahaan diduga tidak mendaftarkan dan tidak membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi para karyawannya. Padahal, kepesertaan jaminan sosial kesehatan merupakan hak dasar setiap pekerja dan kewajiban wajib bagi pemberi kerja sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
    2. Upah di Bawah Standar: Besaran upah yang diterima para karyawan dinilai tidak sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Purwakarta yang berlaku untuk tahun berjalan. Praktik ini jelas melanggar ketentuan pengupahan dan sangat berdampak pada kesejahteraan pekerja serta keluarganya.

    Baca Juga:  Sorotan Umar B. Larosi: Tidak Ada 'KADIN Berani', Yang Ada Hanya KADIN Indonesia Sesuai Amanat UU

    “Kami akan melaporkan PT Dewi Mamur Sukmadjati ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Purwakarta. Karyawan tidak diikutkan BPJS Kesehatan, dan upah yang diberikan pun tidak sesuai UMK Purwakarta. Ini adalah pelanggaran yang nyata,” tegas perwakilan pekerja saat dikonfirmasi.

    Tuntutan Penegakan Hukum

    Melalui laporan ini, para pekerja mendesak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Purwakarta untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan peninjauan langsung ke lokasi perusahaan. Mereka meminta agar aparat penegak hukum di bidang ketenagakerjaan mengambil langkah tegas, antara lain:
    * Mewajibkan perusahaan mendaftarkan seluruh karyawan ke program BPJS Kesehatan.
    * Melunasi segala tunggakan iuran jika terbukti ada keterlambatan.
    * Menyesuaikan besaran upah sesuai standar UMK Purwakarta.
    * Membayarkan selisih upah yang belum dibayarkan selama periode pelanggaran.

    Baca Juga:  Warga Desa Segeran Juntinyuat Bersyukur, Jalan Rusak Mulai Direhabilitasi Berkat Perjuangan Nico Antonio

    Kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaku usaha di Kabupaten Purwakarta untuk senantiasa mematuhi peraturan ketenagakerjaan. Kepatuhan terhadap hukum bukan hanya kewajiban legal, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap tenaga dan pikiran yang telah diberikan oleh para pekerja demi kemajuan perusahaan.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Dewi Mamur Sukmadjati belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana pelaporan tersebut. (Red)

    Post Views: 166
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kota Bandung Terima 200 Becak Listrik dan Teknologi Canggih untuk Pelajar dari Pemerintah Pusat

    September 21, 2026

    Diduga Menang Tender dengan SBU Dicabut, CV Banuata Jaya Abadi Bungkam Saat Dikonfirmasi Media

    September 21, 2026

    Diduga Menangkan Paket PL dengan SBU Dicabut, CV Tras Group Permata Akui ‘Pinjamkan Bendera’ Proyek Pagar SMKN 1 Bungku Barat

    September 20, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Avep Disasmita Bawa Pertamina Drilling Masuk Era Baru sebagai ‘One Stop Solution’

    September 21, 2026

    Di Bawah Pimpinan Avep Disasmita, Pertamina Drilling Bertransformasi Jadi ‘One Stop Solution Migas

    September 21, 2026

    Kota Bandung Terima 200 Becak Listrik dan Teknologi Canggih untuk Pelajar dari Pemerintah Pusat

    September 21, 2026

    Fraksi PDIP DPRD Kota Bandung Sorot Defisit Struktural dan Penurunan Belanja Modal dalam RAPBD 2027

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.