INFOTIPIKOR.COM | INDRAMAYU – Ratusan petani tambak di Indramayu yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) yang berkantor di Desa Cangkring, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, melakukan aksi unjuk rasa di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (02/04/2026),
Aksi unjuk rasa petani tambak dilakukan untuk menolak proyek revitalisasi tambak Pantura. Mereka menuntut agar pemerintah daerah Indramayu menghentikan rencana proyek tersebut dan melibatkan petani dalam pengambilan keputusan.
Aksi yang awalnya berjalan damai berubah menjadi rusuh setelah Bupati Indramayu Lucky Hakim tidak kunjung menemui massa pendemo. Fasilitas alun-alun Pendopo Indramayu menjadi sasaran perusakan, termasuk kursi dan pagar yang rusak. Aparat keamanan berjaga untuk memastikan aksi tidak merembet ke tempat lain dan berharap agar aksi demonstrasi tetap tertib kembali.
Petani tambak berharap Bupati Indramayu mau menemui dan mendengarkan aspirasi mereka terkait proyek revitalisasi tambak di kawasan Pantura.

” Kami tidak ingin proyek ini merusak kehidupan kami, dan menghilangkan mata pencaharian kami,” ujar salah satu perwakilan petani tambak.
Proyek revitalisasi tambak Pantura di kawasan tambak Perhutani dan tanah timbul dengan rencana budidaya ikan nila salin sistem intensif di Kabupaten Indramayu dinilai berpotensi merugikan masyarakat petani, khususnya para petani tambak yang selama ini menggantungkan hidupnya dari lahan yang dikelola secara turun-temurun. Mereka khawatir proyek akan mengubah pola pengelolaan tambak dan mengurangi akses masyarakat terhadap lahan produktif.
“Proyek ini tidak hanya mengancam mata pencaharian kami, tetapi juga mengancam keberlangsungan lingkungan dan budaya masyarakat pesisir,” tambah peserta aksi petani tambak.
Pemerintah daerah Indramayu telah berjanji untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, dan akan melakukan dialog dengan petani untuk mencari solusi terbaik. Namun, petani masih menuntut agar proyek revitalisasi dihentikan sementara hingga dialog selesai.
Aksi unjuk rasa ini merupakan salah satu contoh bagaimana masyarakat pesisir berjuang untuk mempertahankan hak-hak mereka, dan menjaga keberlangsungan lingkungan. (Afifudin)

