INFOTIPIKOR.COM | BANDUNG – Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menggelar Musyawarah Kerja (Muker) ke-2 dan HIMPUH Travel Mart ke-12 pada Senin–Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menentukan arah organisasi, sekaligus merumuskan program kerja nyata bagi para anggotanya.
Ketua Organizing Committee muket HIMPUH, Ibob Cahyadi, mengatakan kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran organisasi di tengah dinamika penyelenggaraan haji dan umrah yang terus berkembang.
Puji dan syukur mari kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas izinnya nusyawarah kerja asosiasi HIMPUH yang ke-2 dapat kita laksanakan hari ini, sebagai ruang penting untuk menentukan arah langkah organisasi ke depan,” ujar Ibob dalam sambutannya, Senin (26/01).
Pada muker ke-2 ini, HIMPUH mengangkat tema ” Together We Thrive” sebagai pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak bertumpu pada individu, melainkan pada kolaborasi seluruh anggota.
Ibob menegaskan bahwa HIMPUH hanya akan berkembang jika seluruh elemen bergerak sejalan dan saling menguatkan.
” Kami angkat sebagai pengingat bahwa kekuatan HIMPUH tidak terletak pada individu melainkan pada kolaborasi, kesamaan visi, dan komitmen untuk tumbuh bersama,” katanya.
Tema ini juga menekankan kebersamaan dan pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh anggota HIMPUH, dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Musyawarah kerja merupakan forum permusyawaratan resmi HIMPUH yang diatur dalam anggaran dasar Pasal 14 serta dijelaskan lebih rinci dalam anggaran rumah tangga Pasal 16.
Meski hanya dilaksanakan setahun sekali, MUKER memegang peran strategis karena menjadi wadah pengambilan keputusan penting organisasi.
Dalam forum ini, dewan pengurus wajib menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan tahun berjalan, sebagai bentuk transparansi kepada seluruh anggota. Selain itu, MUKER juga membahas serta menetapkan rencana kerja dan anggaran untuk tahun berikutnya.
” Musyawarah Kerja ini tidak hanya menjadi agenda rutin kita, tetapi juga momentum untuk melahirkan program-program kerja yang nyata, terukur dan relevan dengan kebutuhan anggota HIMPUH,” ujar Ibob.
Ia berharap forum ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat sinergi organisasi.
“Semoga nusyawarah kerja ini menjadi langkah nyata memperkuat HIMPUH, mempererat sinergi, dan memastikan bahwa bersama kita tidak hanya bertahan tapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” tutup Ibob.
MUKER HIMPUH ke-2 juga dijadwalkan dihadiri Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. K.H. Mochammad Irfan Yusuf, M.Si.
Selain agenda musyawarah, kegiatan ini turut menghadirkan talkshow dengan sejumlah narasumber nasional, di antaranya:
Prof. Rhenald Kasali, Ph.D (Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia). (Abdi Pernando)

