Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Daerah»Bandung Kota Swarming Kreativitas, Farhan: Teknologi dan Seni harus Berjalan Beriringan
    Daerah

    Bandung Kota Swarming Kreativitas, Farhan: Teknologi dan Seni harus Berjalan Beriringan

    By RedaksiJanuari 10, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | BANDUNG – Daya tarik yang mendorong “swarming” bisa berasal dari berbagai sektor. Mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan dan aktivitas berkarya. Dalam konteks tersebut, Kota Bandung sejak awal memang dibangun sebagai pusat pergerakan.

    Hal itu disampaikan Farhan saat memberikan sambutan pada acara Pameran Lukisan Nasional di The Huis Gallery, Taman Budaya Jawa Barat yang bertajuk Pohon untuk Kehidupan, Sabtu 10 Januari 2026.

    Daya tarik yang mendorong “swarming” bisa berasal dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan dan aktivitas berkarya. Dalam konteks tersebut, Kota Bandung sejak awal memang dibangun sebagai pusat pergerakan.

    “Bandung sejak lahirnya memang dirancang sebagai kota perlintasan dan pertemuan. Kota ini tumbuh di atas jalur strategis yang menghubungkan berbagai wilayah sehingga sejak awal menjadi magnet pergerakan manusia,” kata Farhan.

    Ia menjelaskan, berdirinya Kota Bandung pada 1810 tidak terlepas dari jalur jalan pos atau postweg yang menghubungkan Anyer hingga Panarukan. Namun, jalur tersebut tidak sepenuhnya berada di pesisir utara, melainkan berbelok ke selatan melalui Bogor, Cianjur, hingga Bandung, sebelum kembali ke utara menuju Sumedang dan Cirebon.

    Baca Juga:  Transparan dan Tepat Sasaran, 3.456 KK di Desa Dadap Terima Bantuan Beras 30 Kg Tanpa Potongan

    Jalur inilah yang kemudian membentuk poros utama Kota Bandung, yang kini dikenal membentang dari Cibeureum, Jalan Sudirman, Asia Afrika, Ahmad Yani, hingga Ujungberung dan Cibiru. Tak heran jika titik nol kilometer Kota Bandung berada di kawasan Jalan Asia Afrika.

    Farhan juga mengulas lanskap Kota Bandung yang unik, dengan wilayah utara berupa pegunungan dari Bukit Lagadar hingga Gunung Manglayang serta kawasan selatan yang berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan dan aktivitas sosial. Rel kereta api dari Padalarang hingga Cicalengka bahkan menjadi penanda pemisah historis antara Bandung utara dan selatan.

    “Lanskap inilah yang membentuk karakter Bandung. Kota ini tumbuh di tengah pertemuan alam, sejarah, dan pergerakan manusia,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Diduga Gunakan SBU Dicabut, CV Serarang Perkasa Menangkan Tender Rumah Dinas Guru di Kaimana, Media Tak Direspons

    Lebih jauh, Farhan menuturkan, Bandung menjadi kota “swarming” bukan hanya untuk tinggal, tetapi untuk berkarya. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya perguruan tinggi teknologi pertama di Indonesia di Kota Bandung, yang pada saat bersamaan juga melahirkan institusi pendidikan seni rupa terbaik di Tanah Air.

    Di hadapan para seniman dan pengunjung pameran, Farhan mengungkapkan, pentingnya keseimbangan antara teknologi dan kesenian. Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa sentuhan seni akan menjadikan manusia kehilangan rasa, sementara seni tanpa dukungan teknologi akan membuat manusia tertinggal oleh zaman.

    “Berteknologi tanpa berkesenian kita akan menjadi mesin tanpa perasaan. Tapi berkesenian tanpa teknologi kita bisa tertinggal jauh. Bandung mengajarkan kita bahwa keduanya harus berjalan beriringan, tutup Farhan. (Abdi)

    Post Views: 468
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, CV Serarang Perkasa Menangkan Tender Rumah Dinas Guru di Kaimana, Media Tak Direspons

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kongres DPD MIO Bogor Raya 2026–2031, Irfan Lubis, S.H., M.H. Terpilih Kembali Secara Aklamasi

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, CV Serarang Perkasa Menangkan Tender Rumah Dinas Guru di Kaimana, Media Tak Direspons

    September 5, 2026

    Diduga Gunakan SBU Dicabut, Media Infotipikor.com Klarifikasi Pemenang Tender Jalan Pertanian di Tanah Laut, Tak Ada Respon

    September 5, 2026

    Kunjungan KSAD ke Bandung, Teknologi Pemusnah Sampah TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton Per Jam

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.