Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Polres Purwakarta Evakuasi Seorang Lansia Yang Ditemukan Tewas di Kuburan
    TNI - POLRI

    Polres Purwakarta Evakuasi Seorang Lansia Yang Ditemukan Tewas di Kuburan

    By RedaksiJuli 14, 2024Updated:Juli 14, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Warga Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta,  dibuat geger dengan penemuan jasad terbaring kaku di Kuburan Cina yang terletak di Kampung Benteng, Gang Nusa Indah, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu, 13 Juli 2024.

    Korban diketahui atas nama Suherman alias Maman (50) warga Kampung Benteng, Gang Nusa Indah, Keluraha Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Diduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

    Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi mengatakan, awalnya jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang hendak memberi makan korban, namun korban tidak ditemukan.

    “Selanjutnya, pada saat dicari oleh saksi, kemudian saksi mencium bau busuk dan setelah ditelusuri ternyata bau busuk tersebut bersumber dari jenazah korban yang sudah membusuk,” ucap Enjang, pada Minggu, 14 Juli 2024, pagi.

    Ia menambahkan, sejak korban sakit rabun mata, dan bercerai dengan istrinya, korban sempat tinggal di kontrakan di sekitar tempat kejadian.

    “Namun, dikarenakan korban tidak memiliki pekerjaan dan tidak sanggup membayar kontrakan oleh keluarganya,  korban ditempatkan tinggal di sekitar kuburan cina sambil menjadi pengurus kuburan cina tersebut,” jelas Enjang.

    Dilihat dari kondisi korban, kata Dia, korban diprediksi sudah dua hari meninggal. Sebab, tubuh korban sudah membiru dan mengeluarkan aroma kurang sedap.

    Enjang menambahkan, hasil pengecekan unit identifikasi Polres Purwakarta saat pemeriksaan tubuh korban,  tidak ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan.

    “Kalau dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, jadi diduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya kambuh. Berdasarkan keterangan keluarga korban, semasa hidup korban mengalami depresi, kebutaan, serta mengidap penyakit diabetes,” ucapnya.

    Enjang menambahkan, jenazah langsung di serahkan dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

    “Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak akan menuntut siapapun, sebagaimana yang tertuang dalam surat penyataan yang dibuat pihak keluarga,” pungkasnya.***

     

    Post Views: 409
    Baca Juga:  Air Sungai Cilamaya Hitam dan Berbusa, Polsek Campaka Turun Langsung Cek Lokasi
    AKBP Edwar Zulkarnain AKP Enjang Sukandi Polres Purwakarta
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Air Sungai Cilamaya Hitam dan Berbusa, Polsek Campaka Turun Langsung Cek Lokasi

    Oktober 6, 2026

    Kebakaran Lahan di Belakang Pabrik PTPN Cikumpay, Polsek Campaka dan Damkar Gerak Cepat Padamkan Api

    Oktober 2, 2026

    Polres Purwakarta Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Wilayah, 3 Tersangka Diamankan dan 17 TKP Teridentifikasi

    September 30, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Desak Progres Audit Tender Rp16,5 Miliar, Warga Ancam Lapor Inspektorat Bekasi ke Ombudsman & Itjen Kemendagri

    Oktober 8, 2026

    Dugaan Lemah Pengawasan, Puluhan Drum Limbah B3 FIN HIB Lolos Keluar dari Sumur PDSI Lombang

    Oktober 7, 2026

    Pemkab Buol Perkuat Tata Kelola Data Melalui Workshop Satu Data Indonesia

    Oktober 7, 2026

    Alun-alun Bandung Bakal Ditata Jadi Kawasan Sejarah Terpadu dengan Konsep UNESCO

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.