Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»H.Uu Ruhzanul Ulum : Politik elektoral, Muswil PPP, Trah Ulama
    TNI - POLRI

    H.Uu Ruhzanul Ulum : Politik elektoral, Muswil PPP, Trah Ulama

    By RedaksiMaret 24, 2021Updated:Maret 24, 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Foto : H.Uu Ruzhanul Ulum

    INFOTIPIKOR.COM | OPINI – Secara  empiris, perjalanan politik elektoral di Indonesia tidak bisa terlepas dari peran ulama atau para politisi yang memiliki trah kuat dari para ulama. Tradisi politik elektoral di Indonesaia ini, sampai sekarang masih tidak bisa dipisahkan dari sentralisasi karismatik atau para ulama yang memiliki otoritas keumatan.

    Terlepas klaim ini diterima atau tidak oleh sebagian pengamat, sejarah perjalanan politik elektoral di Indoensia telah sama-sama kita saksikan, bagaimana peran ulama dan para pelanjutnya banyak mewarnai kemenangan-kemenangan politik dari satu partai tertentu.

    Bahkan kalau mau jujur, peran ulama dengan pesantrennya juga telah berjasa besar dalam melahirkan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

    Pada konteks ini harus diakui bahwa ulama, trah ulama dan dunia kepesantrenan selalu memegang peranan penting dalam mengarahkan peta politik umat Islam dan masyarakat di Indonesia.

    Secara sosiologis, peran ulama sebagai salah satu rujukan masyarakat pernah di deskripsikan oleh Clifford Geertz tahun 1960. Geertz telah menunjuk bahwa peran ulama sebagai perantara budaya bagi masyarakat.

    Baca Juga:  Panen Raya Jagung Serentak di Campaka, Polres Purwakarta Dukung Swasembada Pangan 2026

    Peran “perantara penting” yang bisa mengiring satu masyakarakat untuk mengikuti pilihan-pilihan budaya tertentu berdasarkan rujukan para ulama.

    Bahkan sepakat denan Eric Robert Wolf seorang antropolog menegaskan bahwa peran ulama, trah ulama dan dunia pesantren adalah komunikator utama dalam masyarakat, khususnya berkaitan dengan aspek-aspek sosial. Dan yang dianggap penting dari relasi kehendak lokal dengan kepentingan nasional bahkan internasional.

    Dalam konteks politik elektoral, Ulama, trah ulama, santri dan dunia pesantren merupakan jejaring klientelisme dan patronase sosial yang telah memperlihatkan bukti sebagai kekuatan identitas sosial yang mampu menentukan arah dan suara politik masyarakat.

    Walaupun pada konteks kekinian kadang sebagain ulama, trah ulama dan dunia pesantren hanya dijadikan sebagai ujung tombak lapis kedua dari usaha meraup suara politik kandidat atau partai tertentu.

    Baca Juga:  Panen Raya Jagung Serentak di Campaka, Polres Purwakarta Dukung Swasembada Pangan 2026

    Terlepas dari partai lain, untuk PPP sebagai rumah besar umat Islam di Indonesia tentu posisi dan peran ulama, trah ulama, santri dan orang-orang yang memiliki jejaring kuat dengan dunia kesantrian.

    Dan pesantren harus ditempatkan kembali sebagai sentral komunikator utama dalam menyampaikan gagasan-gagasan politik kepartaianya, agar bisa kembali mendapat kepercayaan politik dari umat.

    Oleh karena itu, tidak salah kalau dalam momentum MUSWIL Jawa Barat yang akan digelar sekitar akhir Maret, nama H. UU Ruhzanul Ulum muncul ke permukaan.

    Dan sekaligus diharapkan menjadi sosok utama yang dapat mengembalikan kejayaan PPP di Proveinsi Jawa Barat. Kemunculan sosok H. UU Ruhzanul Ulum bukan sesuatu yang tiba-tiba, tetapi memiliki kapital, alasan kuat dan rasional.

    Sosok yang kebetulan hari ini mendapat amanah sebagai Wagub Jawa Barat, memiliki trah kuat dari seorang ulama karismatik, kesantriannya kuat dan jejaring kepesantrenannya sangat luas. (Red)

    Post Views: 125
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Panen Raya Jagung Serentak di Campaka, Polres Purwakarta Dukung Swasembada Pangan 2026

    Januari 8, 2026

    Akhir Tahun Penuh Makna, 356 Personel Polda DIY Terima Kenaikan Pangkat

    Januari 1, 2026

    Perkuat Benteng Anti Narkoba, Polres Purwakarta Bersama Menarmed 1/Sthira Yudha Gelar Sosialisasi P4GN

    Desember 29, 2025

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Hardesnas, Pemkab Buol Dorong Optimalisasi Potensi Sumber Daya Desa

    Januari 15, 2026

    KAKI Berikan Tanggapan Temuan Inspektorat Kabupaten Sambas  Dimenangkannya PT Pubagot Jaya Konstruksi sebagai Penyalahgunaan Jabatan-Wewenang

    Januari 15, 2026

    Lagi dan Lagi, Kades Balau Diduga Sunat Gaji dan Operasional TP- PKK

    Januari 14, 2026

    Dituding Tak Bayar Minuman, Kades Momunu Merasa Difitnah dan Dijadikan Korban

    Januari 13, 2026
    Kategori
    • Advetorial
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Entertainment
    • Film
    • Iklan
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Musik
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Politik & Hukum
    • Ragam & Olah Raga
    • Religi
    • Sosial & Budaya
    • TNI – POLRI
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.