Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ekonomi & Bisnis»Budi Arie: Bangun Daerah Wisata Memerlukan Waktu 
    Ekonomi & Bisnis

    Budi Arie: Bangun Daerah Wisata Memerlukan Waktu 

    By RedaksiMaret 12, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | JAKARTA – Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, menjadi pembicara kunci dalam sebuah diskusi peringati ulang tahun ketiga Dewisnu Foundation yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (12/03/2021) petang.

    Memulai diskusinya, Wamen Budi Arie mengatakan, membangun daerah wisata itu memerlukan waktu yang cukup lama, Bali saja, kata dia telah ditetapkan sebagai daerah wisata oleh VOC (Belanda) sejak tahun 1900an.

    Daerah wisata super prioritas yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Bali baru seperti Danau Toba, Mandalika atau Likupang pun membutuhkan waktu dan proses lama, apalagi adanya pandemi covid-19.

    “Menurut literatur yang saya baca, krisis ekonomi akibat pandemi covid-19 ini, merupakan krisis kedua terparah setelah perang dunia kedua,” kata Budi Arie.

    Baca Juga:  Menyeruput Kopi di Kaki Merapi, Warung Sumijo Tawarkan Cita Rasa dan Panorama Alam

    Sektor pariwisata juga merasakan hantaman pandemi ini. Ini juga ditandai dengan rute penerbangan internasional anjlok hingga 90 persen.Sektor logistik turun hingga 30 persen, sehingga pukulan ekonomi akibat pandemi ini cukup terasa.

    ‘Bagaimana mau datang wisatawan asing kalau penerbangan dilarang, tapi kita mengandalkan wisatawan domestik dan proses vaksinasi ini bisa cepat hingga bisa mempercepat lepulihan,” ucap Ketua Umum DPP Projo ini.

    Olehnya, Budi Arie menyambut adanya usulan jika seluruh Bali harus segera divaksin, agar segera pulih kondisinya dan wisatanya kembali bangkit.Budi Arie juga menegaskan, Desa Wisata itu hanya bisa berkembang, jika ada keterlibatan semua pihak, dari perangkat desa hingga masyarakatnya.

    “Jadi bagaimana desa wisata itu bisa berkembang kalau Kepala Desa tidak peduli, dan masyarakat juga tidak proaktif, meski ada kucuran dana dari pemerjntah Pusat,” pungkas Budi Arie.

    Baca Juga:  PT Polytama Propindo Kawal Ketat Proyek Jetty, Pastikan Keselamatan dan Manfaat Bagi Masyarakat Indramayu

    Tren desa membangun wisata bisa terbaca, dengan peningkatan alokasi APBDes, dimana besarannya semakin signifikan.

    “Jumlah desa yang mandiri membangun wisata semakin meningkat, dari 612 desa di tahun 2017, menjadi 817 desa di tahun 2018, lalu melonjak jadi 4.071 desa pada tahun 2019,” tambah Ketua Umum DPP Projo ini.

    APBDes yang dialokasikan untuk desa wisata juga meningkat, dari Rp.123 Miliar pada tahun 2018 dan tahun 2019 sudah mencapai Rp552 Miliar.(Man)

     

    Views: 302
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    PT Polytama Propindo Kawal Ketat Proyek Jetty, Pastikan Keselamatan dan Manfaat Bagi Masyarakat Indramayu

    Oktober 13, 2026

    Menyeruput Kopi di Kaki Merapi, Warung Sumijo Tawarkan Cita Rasa dan Panorama Alam

    Oktober 9, 2026

    Gebyar Batik Sleman 2026: Warisan Budaya Didorong Jadi Penggerak Ekonomi IKM Lokal

    Oktober 5, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Pemkot Bandung Gelar “Gebyar Bandung Utama 2026”, Hadirkan Samsat Keliling dan Sembako Murah di Rancasari

    Oktober 19, 2026

    LAN Aceh Tenggara Soroti Kinerja Satreskoba Polres Agara, Sebut Penanganan Kasus Narkoba “Mandul” dan Tak Sentuh Bandar

    Oktober 19, 2026

    Masyarakat Sipil Laporkan Dugaan Pelanggaran Kualifikasi Tender “Rehabilitasi Gedung Eks Pasar Lembang” ke Inspektorat Kota Tangerang

    Oktober 18, 2026

    Sanggar Widya Loka Gelar Evaluasi Budaya, Kades Cimahi  Apresiasi Upaya Pelestarian Seni  Tradisi

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.