Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Jaring Dua JPT, Pemkab Purwakarta Gelar Open Bidding Tahap Akhir
    TNI - POLRI

    Jaring Dua JPT, Pemkab Purwakarta Gelar Open Bidding Tahap Akhir

    By RedaksiFebruari 15, 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Pada akhir tahun 2020 lalu, ada dua Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemkab Purwakarta yang kosong. Yakni, jabatan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian dan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

    Atas dasar itu, Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, kembali menyelenggarakan lelang jabatan (Open Bidding) untuk menduduki dua JPT pratama yang kosong tersebut.

    Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, pada BKSDM Kabupaten Purwakarta, Dadi Sadali menuturkan, proses penyelenggaran open bidding ini telah berlangsung sejak awal tahun lalu. Sejak pendaftarannya dibuka pada 14 Januari itu, tercatat ada 10 peserta yang melamar.

    “Secara administrasi, ke 10 pendaftar ini telah lolos seleksi. Adapun dari 10 pendaftar ini, ada juga yang melamar untuk dua JPT,” ujar Dadi, di sela-sela kegiatan open bidding tahap akhir, Senin (15/02/2021).

    Dadi menjelaskan, proses penyelenggaraan lelang jabatan ini telah memasuki tahap uji makalah dan wawancara. Setelah sebelumnya, para peserta ini mengikuti uji kompetensi/assesment pada 4 Februari lalu.

    Baca Juga:  Kuwu Sebut Wajar, Kapolsek Pilih Lidik Dulu Dugaan Pungutan Bansos Tanjungsari

    “Kalau tahapan-tahapannya, sudah berlangsung sejak Januari kemarin. Dari mulai seleksi, uji kompetensi hingga assesment. Untuk saat ini, sudah masuk proses tes akhir. Tes tersebut, berlangsung satu hari ini,” tuturnya.

    Dadi menjelaskan, pelaksanaan open bidding atau lelang jabatan ini mengacu pada Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan peraturan pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang menejemen pegawai negeri sipil (PNS).

    Dadi menambahkan, dalam proses Assesment (penilaian) beberapa waktu lalu, pihaknya melibatkan tim dari Kepolisian daerah (Polda) Jawa Barat. Sedangkan, untuk uji makalah dan tahap wawancara ini, pihaknya melibatkan tim yang terdiri dari akademisi, profesional dan pemerintahan.

    “Untuk panitia pelaksana atau penguji, dari internal pemerintahan ada dua orang. Yakni, Pak Sekda sama Kepala BKPSDM. Untuk profesional, kami melibatkan akademisi dari Unpad,” tambah dia.

    Sementara itu, dalam tes akhir open bidding ini Pemkab Purwakarta membuatnya sedikit berbeda dari biasanya. Mungkin, sebelumnya ujian tersebut dibuat tertutup. Namun, kali ini dibuat terbuka. Sehingga, proses ujian ini bisa disaksikan bersama-sama.

    Baca Juga:  Gerak Cepat Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Pelaku Tawuran  Senjata Tajam Hingga Satu Meter

    Sementara, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, pihaknya sengaja meminta supaya ujian tersebut dibuat terbuka. Alasannya, untuk memastikan transparansi proses ujian tersebut. Dalam hal ini, pihaknya pun sekaligus ingin memastikan langsung seperti apa kualitas para peserta yang akan bersaing untuk merebutkan dua jabatan ini.

    “Tadi kami nonton bareng proses ujiannya di sebuah layar. Kalau ujiannya, tetap dilakukan di satu ruang tertutup. Sedangkan, kami dengan pejabat pemerintahan lainnya, nonton bareng di ruang lainnya melalui siaran langsung,” ujar Anne.

    Tujuan lainnya, ia juga ingin melihat langsung tes tersebut, karena dirinya ingin mendengar komitmen dari masing-masing peserta jika salah satu dari mereka menduduki jabatan yang kosong ini. Karena, menurutnya, sebagai calon pejabat tinggi, mereka harus benar-benar mumpuni di bidangnya. “Kita ingin cari yang terbaik dari yang terbaik di bidangnya,” demikian Ambu Anne. (Red)

    Post Views: 196
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    TMMD Sengkuyung Tahap II Resmi Dibuka, Harda Harap Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

    April 22, 2026

    Kuwu Sebut Wajar, Kapolsek Pilih Lidik Dulu Dugaan Pungutan Bansos Tanjungsari

    April 21, 2026

    Polda DIY Lepas 33 Personel Calon Jamaah Haji 2026

    April 20, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Kepala Desa Campaka Manfaatkan Media Digital untuk Tingkatkan Literasi Warga

    April 22, 2026

    TMMD Sengkuyung Tahap II Resmi Dibuka, Harda Harap Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

    April 22, 2026

    Walikota Bandung Muhammad Farhan Hadiri Halal Bi Halal FPLKP Kota Bandung di Graha Telkom

    April 22, 2026

    Untad Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur RPL di Buol, Dorong Peningkatan SDM Lokal

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.