Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»Siap Diresmikan, Diduga Ada Proyek Siluman Muncul di Mall Pelayanan Publik Purwakarta
    TNI - POLRI

    Siap Diresmikan, Diduga Ada Proyek Siluman Muncul di Mall Pelayanan Publik Purwakarta

    By RedaksiDesember 4, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA – Pembangunan gedung Madukara sedianya akan dipergunakan sebagai mall pelayanan publik di Purwakarta yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah itu diduga tidak transparan.

    Dalam waktu dekat ini, mall yang rencananya akan diresmikan oleh menteri PUPR bersama Bupati Purwakarta itu tidak mencerminkan sebuah Kabupaten yang memiliki selogan Istimewa, sebab dalam proses pembangunan mall pelayanan publik tersebut diduga tidak transparan.

    Ketidak transparansian itu terbukti tidak adanya papan informasi pembangunan pada pembangunan gapura di bagian depan gedung Madukara. Untuk diketahui berdasarkan data LPSE kabupaten Purwakarta bahwa pembangunan bagian depan di gedung Madukara menelan biaya sekitar 1,8 Miliar yang dikerjakan oleh CV Wibawa Wicaksana.

    Baca Juga:  Polres Purwakarta Apresiasi 63 Personel Berprestasi, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas

    Selain dari sisi ketidak transparansian anggaran, untuk mengejar target pelaksanaan pekerjaan, pelaksana proyek pembanguan Mall Pelayanan Publik juga mengabaikan keamanan para pekerja.

    Seperti yang terlihat dilapangan, salah seorang pekerja mengambil atau tengah melakukan pekerjaannya diatas atap gedung tanpa mengunakan alat pengaman sebagaimana aturan K3.

    Dikhawatirkan kejadian jatuhnya pekerja dari atas gedung tersebut pada tahun 2019 silam terulang kembali. Tak ayal akibat kelalaian pihak pelaksana proyek, satu orang buruh bangunan tewas.

    Sementara, untuk keseluruhan keterlibatan perusahaan dalam membangun proyek itu ada sekitar 4 perusahaan terlibat dalam pembangunan yaitu CV. Kertapati Wijaya, CV Fajar Anugrah, CV Wibawa Wicaksana dan CV. Puralaksana dan satu lagi perusahaan outsourcing.

    Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Muara Angke Sambangi RW 22, Perkuat Sinergi dan Imbau Warga Waspada Kebakaran hingga Judi Online

    Dari 5 perusahaan itu, hanya ada 2 perusahaan yang memasang papan informasi sebagai bentuk transparansi yaitu CV. Kertapati Wijaya dan CV. Fajar Anugrah. Sementara untuk CV Wibawa Wicaksana dengan anggaran 1,8 miliar ini terkesan tertutup.Saat hendak di konfirmasi, para penanggungjawab pelaksana   pekerjaan tidak ada di tempat. Sampai berita ini diterbitkan, awak media berusaha untuk konfirmasi kepada para penanggung jawab proyek.*(Man)*

    Post Views: 279
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Polsek Kawasan Sunda Kelapa Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan Menuju Kepulauan Seribu

    Juli 25, 2026

    Bhabinkamtibmas Muara Angke Sambangi RW 22, Perkuat Sinergi dan Imbau Warga Waspada Kebakaran hingga Judi Online

    Juli 25, 2026

    Perkuat Sinergi Lintas Sektor, SPN Polda Kaltim Gandeng Pemerintah, Akademisi dan OJK serta Tokoh Daerah Wujudkan Cyber Resilient Community

    Juli 25, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Polsek Kawasan Sunda Kelapa Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan Menuju Kepulauan Seribu

    Juli 25, 2026

    Bhabinkamtibmas Muara Angke Sambangi RW 22, Perkuat Sinergi dan Imbau Warga Waspada Kebakaran hingga Judi Online

    Juli 25, 2026

    Perkuat Sinergi Lintas Sektor, SPN Polda Kaltim Gandeng Pemerintah, Akademisi dan OJK serta Tokoh Daerah Wujudkan Cyber Resilient Community

    Juli 25, 2026

    Dugaan Penyimpangan Syarat Tender Proyek Bandara Ujoh Bilang Rp 6 Miliar, KAKI Desak Inspektorat Mahakam Ulu Turun Tangan

    Juli 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.