Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Sosial & Budaya»Dedi Mulyadi : Iwan Harus Dibawa Berobat Agar Bisa Menjalani Hidup Normal Bersama Keluarganya
    Sosial & Budaya

    Dedi Mulyadi : Iwan Harus Dibawa Berobat Agar Bisa Menjalani Hidup Normal Bersama Keluarganya

    By RedaksiMaret 1, 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM | PURWAKARTA, -Iwan, pria asal Karawang, Jawa Barat, yang menampar Dedi Mulyadi dua kali ketika anggota DPR RI itu meminta izin untuk membawa dua anaknya untuk menimba ilmu di pesantren,dibawa ke Pesantren Cireok untuk diobati, Minggu (28/02/2021).

    Pesantren Cireok merupakan tempat rehabilitasi anak-anak bandel dan orang dengan gangguan jiwa yang dikelola Dedi Mulyadi di Purwakarta.

    Dedi Mulyadi membenarkan, pihaknya membawa Iwan ke pesantren untuk Diobati. Dedi mengatakan, Iwan harus menjalani pengobatan agar ia bisa menjalani kehidupan normal bersama keluarganya. Apalagi, Iwan masih memiliki dua orang anak yang masih kecil. Sementara istrinya sudah meninggal dunia sejak kedua anaknya masih balita.

    Dedi Mulyadi mengunggah foto ketika Iwan dibawa dari rumahnya ke Pesantren di akun Facebook miliknya, Kang Dedi Mulyadi. Dalam keterangan fotonya, Dedi mengatakan, pihaknya ditemani seorang ustad bernama Yanto untuk mendatangi rumah Iwan di Desa Pucung, Kecamatan Cikampek, Kabupatrn Karawang,Jawa Barat.

    “Awalnya, kami hanya ingin melihat kondisi terkininya. Akan tetapi, setelah melalui berbagai pertimbangan, kami putuskan membawanya ke Pesantren Cireok,” tulis Dedi.

    Baca Juga:  Wujud Kepedulian, BRI Cabang Pancoran Gelar "Jumat Berkah" untuk Masyarakat Sekitar

    Dedi mengatakan, di Pesantren Cireok, Iwan akan menjalani pengobatan. Iwan sempat menolak dan melawan ketika hendak dibawa untuk diobati,namun berkat kesabaran Ustaz Yanto, akhirnya pria dua anak itu berhasil dibujuk untuk menjalani pengobatan di Pesantren Cireok.

    “Semoga Mang Iwan lekas sembuh,” tulis Dedi Mulyadi.

    Dedi mengatakan, Iwan masih terbilang muda dan harus diselamatkan agar ia bisa hidup normal bersama dua anaknya yang masih kecil.

    Sementara dua anaknya, RH (13) dan YF (11), sudah lebih awal dibawa Dedi untuk dididik dan disekolahkan di Pesantren Cireok. Keduanya bisa berkumpul bersama teman-teman sebaya,untuk mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak.

    Sebelumnya, Dedi Mulyadi ditampar dua kali oleh Iwan ketika Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu meminta izin untuk membawa dua anak Iwan disekolahkan di Pesantren. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/02/2021).

    Saat itu, Dedi Mulyadi yang ditemani salah satu anak Iwan, YF, menemui pria dengan gangguan jiwa di rumahnya di Desa Pucung, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Ketika Dedi meminta izin untuk membawa RH dan YF, ia malah ditampar oleh Iwan. Bahkan, Dedi ditampar dua kali oleh Iwan.

    Baca Juga:  Wujud Kepedulian, BRI Cabang Pancoran Gelar "Jumat Berkah" untuk Masyarakat Sekitar

    Mendapat tamparan itu, Dedi Mulyadi  bukannya marah. Ia malah tersenyum dan mengatakan bahwa ia memaklumi kondisi Iwan yang sedang sakit.

    “Saya nggak apa-apa kok. Saya memaklumi kondisi Mang Iwan,” ucap Dedi.

    Akhirnya Dedi bisa membawa YF dan kakaknya RH ke Pesantren Cireok untuk disekolahkan.

    Diketahui, dua bocah RH dan YF berasal dari keluarga memprihatinkan. Ibunya meninggal saat mereka masih balita, sementara ayahnya, Iwan mengalami gangguan jiwa.

    Bocah RH pernah dirawat di sebuah rumah sakit di Cikampek karena babak belur akibat dihajar warga yang menuding anak itu hendak mencuri.

    RH awalnya dijemput oleh dua orang anak jalanan yang baru dikenal ketika bocah itu pulang dari masjid. Ternyata, RH hendak diajak untuk mencuri. Ketika menaiki pagar halaman sebuah warung, RH ditangkap,sementara kedua anak jalan itu melarikan diri meninggalkan RH.* (Man)

    Post Views: 297
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Wujud Kepedulian, BRI Cabang Pancoran Gelar “Jumat Berkah” untuk Masyarakat Sekitar

    September 30, 2026

    Wujud Kepedulian di Hari Jumat Berkah, DPD Golkar Purwakarta Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Masyarakat Umum

    September 18, 2026

    Bukan Sekadar Menu Biasa, Ini Alasan Nasi Kuning Jadi Andalan Jumat Berkah Kader Golkar Purwakarta

    September 18, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Di Tengah Ketegangan PT Askon, Kapolres Morowali Imbau Warga Matarape Tahan Diri dan Hindari Main Hakim Sendiri

    Oktober 3, 2026

    Warga Desa Plered Siap Pasang Baliho Protes, Keluhkan Akses Komunikasi dengan Kades yang Dinilai Terblokir

    Oktober 3, 2026

    Fakta Lapangan Mencekam, Warga Limbangan Tak Tidur Akibat Getaran Proyek GT Polytama, Ibu-Ibu Ngamuk di Teras

    Oktober 3, 2026

    Sleman Borong 4 Gelar Prestasi pada Jamsostek Award 2026, Dinaker Sleman Raih Juara 1 Tingkat Pemda

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.