MOROWALI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali untuk menyerahkan dana bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, bersama dengan Bupati Morowali dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Balai Desa Torete, pada Jumat (8/8/2026).
Dalam sambutannya, Mendagri menekankan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas hunian warga di daerah terpencil dan pesisir. “Dana ini bukan sekadar angka, melainkan amanah untuk mengubah kehidupan warga menjadi lebih layak dan bermartabat,” ujar Mendagri.
Fokus pada Desa Torete Pasca-Kontroversi
Penunjukan Desa Torete sebagai salah satu titik penyerahan simbolis dinilai memiliki makna strategis, mengingat desa ini sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional akibat aksi warga menyegel kantor desa pada September 2025 lalu terkait dugaan ketidaktransparan pengelolaan dana.
Dengan kehadiran Mendagri dan Bupati Morowali, diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik serta memastikan bahwa alokasi dana RTLH tahun 2026 ini dikelola secara akuntabel, tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi.
Pj Kepala Desa Torete, Sahrun Hasan Makuaseng, dalam keterangannya berjanji akan melibatkan tokoh masyarakat dan perwakilan warga dalam setiap tahapan pembangunan rumah. “Kami belajar dari masa lalu. Kali ini, kami akan membuka data penerima manfaat seluas-luasnya agar tidak ada lagi prasangka buruk dari warga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Morowali menyambut baik intervensi langsung dari pemerintah pusat. Ia berkomitmen untuk mengawal ketat pelaksanaan fisik pembangunan 4 unit rumah RTLH di Desa Torete agar sesuai dengan standar kelayakan huni yang ditetapkan.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima dana dan foto bersama antara Mendagri, Bupati Morowali, Kepala Desa Torete, serta perwakilan warga penerima manfaat. Masyarakat kini menantikan realisasi fisik pembangunan rumah-rumah tersebut sebagai bukti konkret perbaikan tata kelola pemerintahan di Desa Torete.
(Redaksi Infotipikor.com)

